
Jakarta - Meski mampu memberi perlawanan di menit-menit awal laga, Laos akhirnya harus menyerah dengan skor 0-6 dari Indonesia. Diakui pelatih David Booth, timnya sudah kesulitan mengejar sejak paruh waktu pertandingan.
Di depan pendukungnya sendiri yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (4/12/2010) malam WIB, Indonesia harus berjuang keras untuk bisa menembus pertahanan Laos. Tim tamu bahkan mampu membuat ancaman saat upaya mereka bikin gol terhalang tiang gawang.
Baru di menit 28 Indonesia mampu membuka keunggulan melalui penalti Firman Utina, menyusul pelanggaran terhadap Cristian Gonzales. Sebelum turun minum sebuah gol lain berhasil dibuat M Ridwan yang membuat Indonesia unggul 2-0.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, pelatih David Booth mengaku kalau peluang timnya mengejar ketinggalan sudah sangat sulit sejak turun minum. Upaya meminimalisasi kekalahan di paruh kedua juga tak berhasil karena justru ada empat gol tambahan yang berarang di gawangnya.
"Tertinggal 0-2 di paruh pertama pertandingan kami memang sudah sangat sulit mengejar. Kami tak sekuat itu. Kami mencoba meminimalisi kekalahan tapi tetap kebobolan empat lagi," sahut Booth.
Terkait pemain naturalisasi dan keturunan yang menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia, pelatih asal Inggris itu menyebut kalau Laos belum akan melakukan kebijakan yang sama.
"Ada dua pemain asing asal Australia, tapi kami tak akan melakukannya," tuntas Booth.


No comments:
Post a Comment