Meski harus menjalani sidang selama tujuh jam, vokalis Nazriel Irham alias Ariel, yang menjadi terdakwa penyebaran video-video seks, mengaku puas lantaran keterangan para saksi ahli yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) malah meringankan dakwaannya.
Ariel yang kelelahan meladeni persidangan masih bisa melempar senyum ramahnya begitu meninggalkan Pengadilan Negeri (PN) Bandung pukul 16.10 WIB, Kamis (23/12/2010). "Kalau materinya saya enggak bisa bilang, ya sejauh ini baik-baik saja," ujar Ariel.
Ariel merasa tak terbebani dengan keterangan sejumlah saksi ahli. "Semuanya malah meringankan, jadi normal-normal saja," ungkap kekasih presenter Luna Maya itu.
Ariel juga seakan datar menanggapi saran untuk segera mengeluarkan pengakuan dan bertaubat. "Susah sih kalau mau ngomongin di sini karena harus ikutin (proses hukum) dari awal sampai akhir," tekannya.
Sejauh ini Ariel memastikan dirinya tidak dalam keadaan tertekan. "Enggak-enggak, sampai saat ini semuanya masih oke kok," tuntas Ariel sembari masuk ke dalam mobil tahanan menuju rutan Kebon Waru.
Ariel Tak Merasa di Atas Angin
Vokalis Nazriel Irham alias Ariel "Peterpan", terdakwa kasus penyebaran video seks, mengaku tidak merasa di atas angin walaupun saksi-saksi yang dihadirkan pihak jaksa penuntut umum dinilainya tidak cukup kompeten.
"Ini bukan panggung sandiwara, ini hukum. Kita lihat saja sampai nanti," ujar Ariel dari balik tahanan Pengadilan Negeri Bandung, Jalan L.L.R.E Martadinata, Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/12/2010).
Di sisi lain Ariel, yang hingga kini enggan mengakui bahwa video-video seks itu adalah dirinya, bersikukuh bahwa ia hanyalah korban dari penyebar utama. "Sekarang saya lagi di mana? Teruskerjaan saya gimana? Terus yang di depan menghina siapa? Terus sekarang yang jadi korban siapa?" ungkapnya.
Setelah menjalani berbagai proses penahanan, Ariel mengaku hanya bisa berserah diri. "Kalau beban enggaklah, tapi bukan berarti saya enggak punya beban lho. Tapi, coba mengerti sajalah," tutur Ariel.
[sumber: kompas.com]


No comments:
Post a Comment