Thursday, December 23, 2010

Penjaga Loket Akui Jual Tiket ke Oknum Polisi Via Pintu Belakang

Jakarta - Salah seorang penjaga loket yang sempat digebuki massa, Haryanto (32) mengaku kalau dirinya memang menjual tiket melalui pintu belakang kepada oknum polisi berseragam. Haryanto mengaku penjualan tiket itu atas paksaan polisi yang tak diketahui identitasnya tersebut.

"Saya ini bukan calo. Saya memang bagian ticketing di piala AFF. Ada oknum anggota kepolisian yang memaksa minta jatah tiket," ujar Haryanto di klinik kawasan Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (23/12/2010).

Haryanto menceritakan oknum polisi tersebut menggedor-gedor pintu belakang loket. Saat dibuka, oknum tersebut kemudian memaksa membeli tiket sebanyak 10 karcis kepada dirinya. Tapi Haryanto tidak melihat nama oknum polisi yang tertera di baju seragamnya.

"Karena dipaksa, akhirnya saya berikan 10 tiket permintaannya," ujarnya.

Pantauan detikcom, Haryanto mengalami luka pecah di bibirnya. Sedangkan keningnya mengalami bengkak-bengkak dan perutnya juga ikut membengkak karena ditendang dan dipukuli massa.

Sementara itu, suasana di loket depan kantor TVRI hingga pukul 15.25 WIB sudah mulai sepi. Setelah dinyatakan tiket sudah habis, beberapa orang telah membubarkan diri. Sedangkan 2 penjaga loket perempuan yang sempat ketakutan saat massa mengamuk tadi juga sudah dievakuasi.

No comments:

Post a Comment