Thursday, October 28, 2010

Pesawat Haji Kemasukan Abu Merapi

Sebuah pesawat pengangkut jemaah calon haji dari Embarkasi Solo diduga kemasukan debu Merapi dan saat ini masih dalam perbaikan di Bandara Hang Nadim Batam. Para jemaah pun masih harus menunggu perbaikan atau pesawat pengganti.

Saebani (54), seorang jemaah, menyatakan, pesawat lepas landas dari Bandara Adi Soemarmo Solo dengan mengangkut 383 jemaah yang semuanya berasal dari Kabupaten Bantul, DI Yogykarta.

Sekitar setengah jam kemudian, para penumpang mulai mencium bau seperti belerang. "Pesawat juga bergoyang-goyang seperti menabrak awan," katanya, Kamis (28/10/2010) sore ini.

Menurut dia, pesawat memang mendarat di Batam sesuai jadwal sekitar pukul 14.00. Rencananya, pesawat akan beristirahat di Batam sekitar 45 menit. Akan tetapi, hingga pukul 16.30 tadi pesawat belum diberangkatkan.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Garuda ataupun otoritas Bandara Hang Nadim, tetapi sejumlah jemaah menyatakan, saat ini perbaikan mesin akibat kemasukan debu vulkanik dari letusan Gunung Merapi itu belum selesai.

"Kalau selesai perbaikan, pesawat akan segera diberangkatkan, tetapi kalau tidak, kami harus menunggu pesawat pengganti," kata seorang penumpang yang tidak mau disebut jati dirinya.

Menurut jadwal, mestinya para jemaah asal Bantul itu tiba di Bandara King Abdul Aziz pukul 01.00 waktu setempat. Karena gangguan ini, mereka dipastikan akan terlambat tiba di Jeddah.

[sumber: http://nasional.kompas.com/read/2010/10/28/16445035/Pesawat.Haji.Kemasukan.Abu.Merapi-5]

No comments:

Post a Comment