Barack Obama mengatakan kepada pemirsa "Daily Show" bahwa pemilihnya salah paham terhadap janji "perubahan yang Anda bisa percaya" selama kampanyenya tahun 2008. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak bermaksud "perubahan yang Anda bisa percaya (terjadi) dalam 18 bulan". Presiden AS itu muncul pada program parodi berita populer dan berpengaruh itu, yang dipandu Jon Stewart, dalam suatu upaya untuk berhubungan kembali dengan para pemilih muda yang membantunya meraih Gedung Putih. Partai Demokrat menghadapi kerugian besar menjelang pemilihan sela bulan depan dan Obama, presiden pertama yang muncul sebagai tamu pada program itu, menggunakan kesempatan wawancara selama 30 menit untuk mempertahankan posisinya.
Acara itu secara rutin menyindir politisi tingkat atas dengan humor dan mengungkap kemunafikan serta ketidaktulusan tapi suasananya kebanyakan tetap serius.
"Gagasannya ialah kita dengan cepat bisa mengubah Washington, ini pekerjaan yang sedang berjalan, hanya saja tidak akan terjadi dalam semalam," kata Obama, yang meminta waktu lebih banyak untuk mewujudkan janji perubahan yang ia luncurkan tahun 2008. "Saat kami berjanji selama kampanye 'perubahan yang Anda bisa percaya,' itu bukan 'perubahan yang Anda bisa percaya, (terwujud) dalam 18 bulan'," tambahnya sebagaimana dikutip Telegraph, Kamis (28/10)
Ditanya Stewart, apakah slogan kampanyenya seharusnya berbunyi "Ya kita bisa, dengan kondisi yang melekat", Obama berkata, "Apa yang saya katakan adalah 'Ya kita bisa, tapi itu tidak akan terjadi dalam sekejap'".
Obama terus berjuang untuk bisa meloloskan sejumlah kebijakan yang dirancang guna menarik Amerika Serikat keluar dari krisis ekonomi terburuk dalam beberapa dekade terakhir.
Stewart juga dengan lembut mengejek presiden atas salah satu mantra kampanyenya kepada para pendukungnya bahwa "kita adalah perubahan yang kita tunggu-tunggu". "Apakah kita orang yang kita tunggu-tunggu itu, atau apakah ternyata orang-orang itu masih di luar sana - dan kita tidak memiliki nomor kontak mereka" kata Stewart. Obama menjawab, "Saya merasa bangga tentang di mana orang Amerika berada, mengingat apa yang telah kita lalui. Kita telah melewati dua tahun terberat sejak masa Depresi Besar."
[sumber: http://internasional.kompas.com/read/2010/10/28/16252812/Obama:.Yes.We.Can.Tapi.Tidak.Sekejap]


No comments:
Post a Comment