Thursday, January 6, 2011

Pengamat Sepakbola: Mau Bangun Sepakbola Kok Malah Didemo

Jakarta - Massa yang mengatasnamakan Suporter Nasional Sepakbola Indonesia (SNSI) dan Komunitas Suporter Indonesia Bersatu (Komsiber) akan berunjuk rasa menentang kehadiran Liga Primer Indonesia (LPI). Sikap mereka pun dipertanyakan.

"Ada orang yang ingin bangun sepakbola nasional, kok malah didemo, LPI kan ganggu APBD," kata pengamat sepakbola, Anton Sanjoyo kepada detikcom, Jumat (7/1/2011).

Anton pun menduga massa itu adalah orang bayaran. Ia tidak yakin jika ada orang yang benar-benar mendukung secara murni PSSI dengan Indonesia Super League-nya.

Anton mengimbau, semua pihak sebaiknya menyerahkan LPI kepada masyarakat. Penilaian masyarakat bisa menentukan apakah LPI bisa bertahan atau tidak.

"Kalau masyarakat tidak suka, pasti tidak akan ada yang datang ke stadion, jadi biarkan saja dulu," pinta Anton.

SNSI berencana akan melakukan aksi unjuk rasa di kediaman pengusaha Arifin Panigoro. SNSI menolak kehadiran LPI yang digagas oleh Arifin. Oleh SNSI, LPI dinilai sudah melanggar aturan yang ada. Pemerintah juga didesak supaya menolak kehadiran LPI. Rencananya, akan dibuat spanduk besar yang berisi sejuta tandatangan menolak LPI.

Selain SNSI, Komsiber juga akan mengusung aksi yang serupa. Bertempat di kantor PSSI dan Bundaran HI, Komsiber menolak kehadiran LPI. Komsiber juga mendukung langkah PSSI untuk memajukan sepakbola Indonesia.

[sumber: detik.com]

No comments:

Post a Comment