Jakarta - Rumor tak sedap lagi-lagi menerpa Menteri ESDM Darwin Z Saleh. Beredar kabar Darwin diusir Presiden SBY saat tiba di Padang dan disuruh kembali ke Jakarta. Benarkah isu itu? Darwin menyangkal keras. Dia menegaskan diperintah kembali ke Jakarta oleh SBY untuk menghadiri acara penting.Entah mengapa Darwin sering digosipkan dengan kabar-kabar miring. Namun, Darwin memang tampaknya sabar benar dengan gosip-gosip yang beredar. Termasuk soal gosip terakhir ini, Darwin tampak tenang untuk menetralisir isu tersebut.
Dalam penjelasannya yang dikirim ke detikcom, Kamis (28/10/2010), Darwin mengaku sudah bertemu Presiden SBY di Padang dan telah melaporkan secara langsung bencana Merapi maupun Mentawai. Setelah menyampaikan laporan, Darwin bergegas ke Jakarta karena diperintah SBY untuk menghadiri kegiatan penting.
"Saya sudah melaporkan penanganan pra dan pasca bencana di Mentawai maupun Merapi," jelas Darwin. "Setelah mendengar laporan dari Kementerian ESDM, beliau (SBY) menugaskan Menteri ESDM untuk tetap melanjutkan suatu acara penting lain yang sudah terjadwal sore ini di Jakarta," imbuh Darwin.
Rumor yang beredar menyebutkan, beberapa hari lalu Darwin berada di China menghadiri acara Shanghai World Expo yang juga dihadiri Presiden SBY. Setelah itu, Presiden SBY melanjutkan perjalanan ke Vietnam menghadiri KTT ASEAN dan KTT Asia Timur.
Darwin tidak ikut dalam pesawat rombongan Presiden SBY ke Vietnam. Darwin seharusnya langsung kembali ke Jakarta dengan pesawat komersil. Tapi, rumor yang beredar, Darwin baru merencanakan tiba di Jakarta pada hari Kamis (28/10/2010). Namun, karena Presiden SBY memutuskan mempersingkat kunjungannya di Vietnam untuk meninjau bencana di Mentawai, Sumbar, Darwin juga akhirnya ikut bergegas pulang.
Darwin terbang langsung dari China menuju Padang. Darwin yang berlatar belakang akademisi UI ini hendak melaporkan peristiwa awan panas Merapi, mengingat wilayah itu tanggung jawab Kementerian ESDM.
Rumor yang beredar itu menyebutkan, setibanya Darwin di Padang, Presiden malah menolak menemui Darwin. Disebut-sebut alasannya karena Darwin dinilai terlambat dan tidak sigap dalam bencana Merapi.
Menanggapi rumor ini, tegas-tegas Darwin membantahnya. Dia menjelaskan, dia sudah melaporkan kepada Presiden perkembangan Merapi sejak kemarin hingga pagi tadi secara langsung. "Saya melaporkan penanganan pra dan pasca bencana di Mentawai maupun Merapi," jelasnya dalam pesan singkat yang diterima detikcom.
Setelah mendengar penjelasan tersebut, lanjut Darwin, Presiden kemudian memerintahkannya untuk suatu tugas di Jakarta. Jadi bukan diusir dari Padang.
Bukan hanya itu saja, Presiden juga mengamanatkan untuk terus mensupervisi Badan Geologi dalam penanganan Merapi. "Dalam keadaan adanya bencana berbarengan, Presiden, Wapres, dan menteri berbagi tugas dan konsentrasi kegiatan, agar penanganan bencana maupun kegiatan penting yang sudah terjadwal tetap diusahakan berlangsung," jelas Darwin.
[sumber: http://detiknews.com/read/2010/10/28/133207/1477506/10/menteri-esdm-darwin-saleh-tepis-rumor-diusir-sby-dari-padang?nd992203topnews]


No comments:
Post a Comment