
Bandung - Ditengah maraknya film lokal bergenre horor, 24 Februari 2011 lalu, sebuah film musikal anak-anak bertajuk 'Rumah Tanpa Jendela' hadir di bioskop. Film yang mengangkat tentang masalah sosial ini disutradarai oleh Aditya Gumay.
Selasa (9/3/2011) kemarin, Wakil Gubernur Jabar, Dinas Pendidikan Jabar, dan Kepala Sekolah nonton bareng film ini bersama para pemain-pemain dari Sanggar Ananda.
Film yang diambil dari kumpulan cerita pendek karya Asma Nadia dengan judul serupa ini berkisah tentang Rara yang ingin memiliki jendela, tentang Aldo, anak autis berasal dari keluarga kaya yang membutuhkan teman, dan tentang cinta dan kasih pada sesama, peduli dan berbagi.
Sebagai aparat pemerintah, Wagub Jabar Dede Yusuf menilai film tersebut sarat dengan pesan sosial yang wajib ditonton oleh semua kalangan terutama anak-anak.
"Sudah lama kita tidak nonton film anak-anak yang berbobot tapi tidak menggurui. Kita sudah kekurangan film anak-anak tentang pembelajaran tentang kehidupan. Film ini berhasil merangkum semua. Tokoh Rara dan Aldo juga mainnya sangat bagus, bahkan saya ikut menangis di beberapa bagian film," ujar Dede usai nobar film 'Rumah Tanpa Jendela di Mal BIP.
Dede yang juga menjabat sebagai Kwarda Pramuka Jabar pun jadi tertarik untuk membuat film tentang Pramuka. "Dengan film ini kan bisa menyampaikan pesan-pesan tanpa harus menggurui." ujar Dede.
Ditempat yang sama, Sutradara 'Rumah Tanpa Jendela', Aditya Gumay mengaku senang filmnya mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah. "Luar biasa apresiasi dari pemerintah daerah ini. Saya rasa kalau film seperti ini didukung pemerintah daerah akan semakin baik," ujarnya.
Sama seperti film-film tentang anak jalanan dan anak-anak kaum miskin lainnya, film ini juga mengetengahkan dunia anak-anak kaum miskin yang banyak menguras air mata.
Skenario film ini ditulis oleh Adenin Adlan dan Aditya Gumay. Para pemainnya yakni Emir Mahira, Tasya, Aty Cancer, Alicia Johar, Aswin T, Ozan Ruz, Maudy Ayunda, Varissa, Genta Windi Lestari, Billy Davidson, Rahmat syahputra, dan lain-lain.
Selasa (9/3/2011) kemarin, Wakil Gubernur Jabar, Dinas Pendidikan Jabar, dan Kepala Sekolah nonton bareng film ini bersama para pemain-pemain dari Sanggar Ananda.
Film yang diambil dari kumpulan cerita pendek karya Asma Nadia dengan judul serupa ini berkisah tentang Rara yang ingin memiliki jendela, tentang Aldo, anak autis berasal dari keluarga kaya yang membutuhkan teman, dan tentang cinta dan kasih pada sesama, peduli dan berbagi.
Sebagai aparat pemerintah, Wagub Jabar Dede Yusuf menilai film tersebut sarat dengan pesan sosial yang wajib ditonton oleh semua kalangan terutama anak-anak.
"Sudah lama kita tidak nonton film anak-anak yang berbobot tapi tidak menggurui. Kita sudah kekurangan film anak-anak tentang pembelajaran tentang kehidupan. Film ini berhasil merangkum semua. Tokoh Rara dan Aldo juga mainnya sangat bagus, bahkan saya ikut menangis di beberapa bagian film," ujar Dede usai nobar film 'Rumah Tanpa Jendela di Mal BIP.
Dede yang juga menjabat sebagai Kwarda Pramuka Jabar pun jadi tertarik untuk membuat film tentang Pramuka. "Dengan film ini kan bisa menyampaikan pesan-pesan tanpa harus menggurui." ujar Dede.
Ditempat yang sama, Sutradara 'Rumah Tanpa Jendela', Aditya Gumay mengaku senang filmnya mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah. "Luar biasa apresiasi dari pemerintah daerah ini. Saya rasa kalau film seperti ini didukung pemerintah daerah akan semakin baik," ujarnya.
Sama seperti film-film tentang anak jalanan dan anak-anak kaum miskin lainnya, film ini juga mengetengahkan dunia anak-anak kaum miskin yang banyak menguras air mata.
Skenario film ini ditulis oleh Adenin Adlan dan Aditya Gumay. Para pemainnya yakni Emir Mahira, Tasya, Aty Cancer, Alicia Johar, Aswin T, Ozan Ruz, Maudy Ayunda, Varissa, Genta Windi Lestari, Billy Davidson, Rahmat syahputra, dan lain-lain.
[detik.com]


No comments:
Post a Comment