
PSSI berulang kali menyebut ancaman jatuhnya sanksi dari FIFA terkait kisruh yang menerpa otoritas sepakbola nasional itu. Namun keluarnya pernyataan FIFA membuktikan kalau organisasi pimpinan Nurdin Halid itu memelintir fakta.
Salah satu pernyataan PSSI soal intervensi yang sudah dilakukan pemerintah muncul saat melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi X DPR, Selasa (1/3/2011) lalu. Saat itu Nurdin Halid mengklaim kalau FIFA menganggap surat yang dikirim menpora kepada PSSI sebagai bentuk intervensi.
Namun dalam pernyataan yang dirilis usai menggelar Sidang Komite Eksekutif, Kamis (3/3/2011) di Zurich, FIFA justru sama sekali tidak menyinggung soal intervensi. Otoritas sepakbola dunia pimpinan Sepp Blatter tersebut justru memerintahkan PSSI menggelar kongres paling lambat pada 26 Maret dan memilih ketua umum baru sebelum 30 April.
"Pernyataan tersebut menunjukkan kalau FIFA mendengar aspirasi fans Indonesia. Kekhawatiran intervensi hanya pelentiran pengurus PSSI. Ini adalah mosi tidak percaya jilid kedua, dan bahkan lebih telak lagi karena datangnya langsung dari FIFA," sahut pengamat sepakbola Ari Junaedi.
"Ini akan menjadi akhir karir Nurdin di PSSI. Selama ini dia selalu mendengung-dengungkan FIFA. FIFA yang dimaksud Nurdin ini FIFA yang mana?," tuntas Ari dalam perbincangan dengan detiksport lewat sambungan telepon.
Salah satu pernyataan PSSI soal intervensi yang sudah dilakukan pemerintah muncul saat melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi X DPR, Selasa (1/3/2011) lalu. Saat itu Nurdin Halid mengklaim kalau FIFA menganggap surat yang dikirim menpora kepada PSSI sebagai bentuk intervensi.
Namun dalam pernyataan yang dirilis usai menggelar Sidang Komite Eksekutif, Kamis (3/3/2011) di Zurich, FIFA justru sama sekali tidak menyinggung soal intervensi. Otoritas sepakbola dunia pimpinan Sepp Blatter tersebut justru memerintahkan PSSI menggelar kongres paling lambat pada 26 Maret dan memilih ketua umum baru sebelum 30 April.
"Pernyataan tersebut menunjukkan kalau FIFA mendengar aspirasi fans Indonesia. Kekhawatiran intervensi hanya pelentiran pengurus PSSI. Ini adalah mosi tidak percaya jilid kedua, dan bahkan lebih telak lagi karena datangnya langsung dari FIFA," sahut pengamat sepakbola Ari Junaedi.
"Ini akan menjadi akhir karir Nurdin di PSSI. Selama ini dia selalu mendengung-dengungkan FIFA. FIFA yang dimaksud Nurdin ini FIFA yang mana?," tuntas Ari dalam perbincangan dengan detiksport lewat sambungan telepon.
[detik.com]


No comments:
Post a Comment