Showing posts with label SEA Games. Show all posts
Showing posts with label SEA Games. Show all posts

Monday, March 14, 2011

Inilah Daftar Pemain untuk TC SEA Games


Komposisi pemain timnas SEA Games untuk sementara 3 kiper, 7 bek, 7 gelandang, 3 striker.

Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia, Alfred Riedl telah menunjuk 20 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) ke SEA Games 2011 di Indonesia. Pemilihan pemain ini tak lepas dari evaluasi dengan Badan Tim Nasional (BTN) PSSI.

Pengumuman ini dilakukan oleh Deputi Bidang Teknis BTN, Iman Arif dalam jumpa pers di Jakarta, Senin 14 Maret 2011. Riedl juga hadir mendampingi Iman dalam pengumuman 20 pemain ini.

"Pemain yang dipanggil hasil evaluasi setelah pulang dari Turkmenistan (laga leg 2 Pra Kualifikasi Olimpiade 2012). Daftar ini masih tentatif, tapi merupakan kerangka untuk tim SEA Games," kata Iman.

Menurut Iman, pemain yang sempat masuk Timnas Pra Olimpiade masih mungkin untuk dipanggil kembali di saat-saat akhir. Karena di daftar ini juga belum masuk calon pemain naturalisasi keturunan Belanda, Joey Suk dan Stefano Lilipaly.

"H-8 jelang TC ke Austria, pelatih Riedl masih akan memanggil 5-6 pemain lagi," lanjut Iman.

Komposisi pemain timnas SEA Games untuk sementara yakni 3 kiper, 7 pemain belakang (bek), 7 pemain tengah (gelandang) dan 3 striker. Ke-20 pemain ini diharapkan sudah masuk TC pada 25 April 2011 di Jakarta. Dua pekan menjalani TC di Jakarta, Timnas Merah Putih muda ini akan melanjutkan TC ke Austria mulai 7 Mei 2011.

Daftar pemain yang dipanggil:
Kiper:
Kurnia Meiga (Arema FC)
Rifky Mokodompit (Persita Tangerang)
Andritani Ardhiyasa (Persija Jakarta)

Belakang:
Diego Michiels (Pelita Jaya)
Herry Susilo (PSIS Semarang)
Irfan Raditya (Arema FC)
Gunawan Dwi Cahyo (Sriwijaya FC)
Abdul Rahman (Pelita Jaya)
Ruben Wuarbanaran (Pelita Jaya)
Fauzan Djamal (Semen Padang)

Tengah:
Stevie Bonsapia (Persipura Jayapura)
Zulham Zamrun (Persela Lamongan)
Hendro Siswanto (Persela Lamongan)
Egi Melgiansyah (Pelita Jaya)
Mahadirga Lasut (Sriwijaya FC)
Ferdinand Sinaga (Persiwa Wamena)
Dendi Santoso (Arema FC)

Depan:
Jajang Mulyana (Pelita Jaya)
Yongki Aribowo (Arema FC)
Rishadi Fauzi (Persita Tangerang)

[vivanews.com]

Monday, January 31, 2011

Alan Martha Ramaikan Persaingan Timnas U-23


Persaingan di tim nasional Indonesia U-23 bertambah ketat dengan kehadiran Alan Martha. Mantan striker tim Indonesia yang dititipkan di Uruguay (SAD) ikut ambil bagian.

Alan diundang Badan Tim Nasional (BTN) PSSI pada Minggu 30 Januari 2011. Ia sudah tampak berlatih Senin pagi, 31 Januari 2011 di Lapangan C, Senayan, Jakarta.

"Saya ditelepon BTN kemarin. Saya mencari kesempatan lolos di seleksi ini," kata Alan kepada wartawan seusai latihan.

Dibanding rekan-rekannya, Alan yang juga magang bersama klub Persija Jakarta ini tampak paling mungil dengan tinggi hanya 164 cm.

"Saya sempat kaget juga saat tahu pertama kali masuk tim," kata Alan lagi.

Diberitakan sebelumnya, Alan masih tergabung dengan tim SAD yang berlaga di Uruguay. Namun, Alan sudah dicoret dan kembali ke Jakarta.

Ketika ditanya apa alasan pencoretannya, Alan hanya menjawab singkat,"alasan teknis."

Pemuda berusia 18 tahun ini juga merasa minder ketika tahu berlatih dengan timnas U-23. "Saya minder karena paling muda. Kalau memang tidak lolos ya tidak apa-apa. Masih ada kesempatan tahun depan. Aku kan masih muda."

[vivanews.com]

Sunday, January 16, 2011

Garuda Jadi Logo SEA Games 2011

Logo SEA Games 2011

Tiga warna yang mendominasi logo SEA Games 2011 masing-masing punya makna tersendiri.

Logo SEA Games 2011 secara resmi diluncurkan pada acara 300 Hari Jelang SEA Games XXVI, Sabtu, 15 Januri 2011. Acara ini digelar di Theater Indonesia Airuku, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

Indonesia untuk kali keempat terpilih sebagai tuan rumah ajang olahraga SEA Games. Multieven dua tahunan itu akan digelar di dua tempat, yakni Palembang dan Jakarta pada November 2011 nanti.

Panitia pelaksana telah memilih gambar burung garuda sebagai logo SEA Games 2011. Tiga warna yang mendominasi pada gambar tersebut, yakni biru, hijau, dan merah masing-masing punya makna tersendiri.

Biru menggambarkan lautan nusantara yang menyatukan segala perbedaan. Hijau menandai banyaknya gugusan pulau, hutan, dan gunung yang menyelaraskan. Sedangkan merah merupakan simbol bagi semangat membara untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia.

"Kenapa memilih gambar garuda? Ya, karena garuda merupakan lambang negara kita," kata Ketua Panitia SEA Games 2011, Rachmat Gobel kepada wartawan, usai acara peluncuran, Sabtu, 15 Januari 2011.

Mengenai maskot SEA Games 2011, Rachmat mengaku pihaknya sudah menentukan pilihan. Sayang Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia itu belum bersedia memberitahukannya kepada wartawan.

"Sudah ada, tapi belum kita umumkan sekarang. Nanti saja ada acara lagi mengenai maskot," kata Rahmat.

Acara peluncuran sendiri dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, (Menpora) Andi Mallarangeng dan Ketua Umum KONI, Rita Subowo. Hadir juga Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Nurdin.

Peluncuran logo SEA Games 2011 juga diisi dengan aksi sederet artis papan atas, seperti Afgan, Project Pop, dan Marcell Siahaan. Selain itu, penonton juga dihibur aksi dancer dan pesulap Dedy Corbuzier.

Sementara itu, SEA Games 2011 akan mempertandingkan 44 cabang olahraga. Cabang-cabang olagraga ini dibagi dalam jumlah yang sama pada kedua daerah. Masing-masing Jakarta 22 cabor dan Palembang 22 cabor.

[sumber: vivanews.com]

Menpora Optimistis Sepakbola Bakal Raih Emas

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng optimistis timnas U-23 bakal merebut medali emas di SEA Games 2011 yang akan digelar di Indonesia November nanti.

"Dengan kekuatan putra-putri terbaik bangsa dan tanpa ada diskriminasi terhadap pemain, Insya Allah, Indonesia bisa juara," kata Andi usai menghadiri peluncuran logo SEA Games 2011, Sabtu, 15 Januri 2011.

Andi tidak menjelaskan bentuk diskriminasi yang dimaksudnya. Namun kuat dugaan bahwa pernyataan tersebut terkait dengan status dua pemain Persema Malang, Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan.

Kedua pemain keturunan ini terancam tak bisa memperkuat timnas U-23 karena berlaga di liga yang tak diakui PSSI, Liga Primer Indonesia (PSSI).

Timnas U-23 sendiri sampai saat ini belum terbentuk. PSSI masih melakukan proses seleksi terhadap beberapa pemain di Lapangan Timnas, Senayan, Jakarta. Seleksi dilakukan dalam tiga tahap sejak 7 Januari lalu.

Irfan dan Kim masuk dalam daftar pemain yang dipanggil seleksi. Irfan bahkan mendapat prioritas langsung lolos ke pemusatan latihan tanpa menghadiri seleksi karena telah memperkuat timnas di Piala AFF 2010.

Proses seleksi diawali dengan pemilihan pemain-pemain yang akan tampil pada Pra Olimpiade 2012. Selanjutnya 10-15 dari pemain yang terpilih nantinya akan dipercaya memperkuat timnas proyeksi SEA Games 2011.

Mereka selanjutnya akan digabung dengan pemain-pemain yang terpilih dari seleksi tahap ketiga yang sudah berlangsung sejak kemarin, Sabtu, 15 Januari 2011. Pengumuman tim inti SEA Games akan digelar Maret 2011.

[sumber: vivanews.com]

Saturday, January 15, 2011

Alasan Vincent Partosoebroto Soal Tersingkir dari Timnas

Vincent yang berdarah Indonesia-Jerman-Belanda dianggap tidak menampilkan performa terbaik.

Keinginan Vincent Partosoebroto untuk masuk timnas Indonesia U-23 pupus sudah. Namanya dicoret pelatih Alferd Riedl setelah mengikuti seleksi ketiga, Sabtu 15 Januari 2011.

Vincent yang berdarah Indonesia-Jerman-Belanda dianggap tidak menampilkan performa terbaik. Dengan demikian, Vincent jadi pemain keempat dari lima pemain legiun asing yang akhirnya dicoret.

"Saya sudah diajak berdiskusi dengan Riedl, dan saya akan segera kembali ke klub. Hari Selasa (18 Januari) saya akan kembali ke Belanda, bermain di klub saya," ujar Vincent selepas seleksi yang berlangsung di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta.

"Saya tidak terbiasa dengan cuaca, lapangan, pemain lain juga tidak bisa bahasa Inggris, masih sulit. Saya merasa kesepian di sini," tambahnya.

Vincent merupakan gelandang asal SV Hoofddorf yang diundang untuk mengikuti seleksi timnas U-23. Pemain berusia 21 tahun ini hanya sempat dua kali mengikuti latihan seleksi timnas. Yakni pada seleksi kedua pada Kamis 13 Januari dan hari pertama seleksi ketiga yakni Sabtu 15 Januari 2011.

Lalu apa kata pelatih Alfred Riedl mengenai pencoretan nama Vincent, singkat Riedl menyatakan bahwa Vincent tidak memiliki fisik yang baik, sehingga tidak bisa menunjukan kemampuannya. "Vincent out, dia kurang fit, kurang bisa menunjukkan kemampuannya," ujar pelatih Alfred Riedl singkat.

Pencoretan Vincent membuat empat dari lima pemain klub asing yang diundang akhirnya dicoret. Sebelum Vincent, sudah ada Andrea Bitar (Prancis) dan James Zaidan Saragih (Amerika Serikat), Arthur Irawan (klub Inggris Lytham Town), dan Vincent yang tidak masuk kualifikasi Riedl.

Sedangkan Ruben Wuarbanaran masih ditunggu kehadirannya oleh Riedl.

[sumber: vivanews.com]

Friday, January 14, 2011

Vincent Partosoebroto Ingin Main di Liga Indonesia

Keinginan Vincent Partosoebroto untuk membela timnas Indonesia U-23 begitu besar. Bahkan ia siap meninggalkan paspor Belanda bila lolos seleksi.

Sebagai pemain keturunan, Vincent yang berdarah Bogor, Indonesia ini berharap mendapat kesempatan bisa menunjukan kemampuan terbaiknya selama mengikuti latihan.

"Masih ada peluang, karena itu saya akan memberikan support agar dia (Vincent) bisa menunjukan kemampuan terbaiknya," kata Roospriyo Partosoebroto, ayah kandung Vincent.

Namun, bila gagal seleksi timnas, Vincent menyatakan siap bermain di klub sepakbola Indonesia. "Dia (Vincent) juga pernah bilang ke saya, jika tidak lolos seleksi, dia ingin mencoba bermain di klub sepak bola Indonesia," kata Priyo. "Tapi, saya sarankan kepada dia untuk bermain di klub yang resmi di bawah FIFA,"

Vincent merupakan putra dari pasangan Roospriyo Partosoebroto asli orang Bogor dan Cecile Kunz warga negara Belanda. Vincent memiliki saudara kembar Donovan Partosoebroto yang saat ini menjadi kiper di tim junior Ajax Amsterdam.

Pemain kelahiran Netherlands, 8 April 1989 itu, juga mendapat restu dari sang ibu bila memang harus melepas status warga negara Belanda dan memilih tinggal di Indonesia. "Ibunya juga mempersilakan Vincent menentukan pilihan sendiri,"

[sumber: vivanews.com]

Saudara Kembar Vincent Yang Bermain di Ajax Juga Ingin Diseleksi

Saudara kembar Vincent Partosoebroto, Donovan Partosoebroto juga berambisi membela tim nasional Indonesia U-23 yang akan berlaga di Pra-Olimpiade dan SEA Games 2011.

Pada seleksi timnas U-23 tahap II, hanya Vincent yang diundang Badan Tim Nasional (BTN) untuk menjalani seleksi. Gelandang SV Hoofddrof itu sudah melakoni seleksi di bawah asuhan pelatih Alfred Riedl sejak kemarin, Rabu 12 Januari 2011.

Donovan yang berposisi sebagai kiper, merupakan saudara kembar Vincent yang sempat bermain di tim junior Ajax Amsterdam. Namun, saat ini Donovan bergabung dengan Vincent di SV Hoofddrof dan melatih tim U-12 di klub tersebut.

Hingga saat ini, BTN belum punya rencana memanggil Donovan untuk menjalani seleksi Timnas. Deputi Bidang Teknis BTN, Iman Arif mengaku Timnas belum berencana mengundang kiper keturunan untuk menjalani seleksi.

Namun, ayah saudara kembar itu, Roospriyo Partosoebroto, mengaku Donovan sangat berambisi untuk membela timnas Indonesia.

"Saat ini waktu yang dia miliki tidak sebebas Vincent. Karena selain menjadi kapten di klubnya, dia juga menjadi trainer pemain U-12," ujar Roospriyo saat menyaksikan Vincent menjalani seleksi di Lapangan PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis 13 Januari 2011 pagi.

"Padahal, dia juga berambisi membela timnas Indonesia dan siap menjadi WNI. Namun untuk saat ini, waktu yang dia miliki sangat terbatas karena kesibukannya," lanjut Roospriyo.

[sumber: vivanews.com]

Wednesday, January 12, 2011

Alfred Riedl Terkesan Ruben Wuarbanaran

Penampilan Ruben Wuarbanaran telah memikat hati pelatih timnas Alfred Riedl.

Walaupun belum maksimal dalam mengikuti seleksi tahap kedua tim nasional U-23, penampilan Ruben Wuarbanaran telah memikat hati pelatih timnas Alfred Riedl. Ruben kemungkinan akan disiapkan untuk bermain di Sea Games 2011.

"Ruben masih bisa main di Sea Games, dia masih muda kelahiran 1990, dia bisa main dua-duanya, di Olimpiade dan Sea Games," kata asisten pelatih tim nasional Indonesia, Wolfgang Pikal.

Namun, yang menjadi ganjalan Ruben adalah Paspor. Sebab, sampai saat ini ia tidak mempunyai Paspor Indonesia.

"Dia membuat saya terkesan. Tapi, selama dia tidak memiliki Paspor Indonesia, maka dia tidak bisa bermain untuk kami," ujar pelatih timnas Alfred Riedl.

Pada sesi latihan untuk seleksi tahap kedua ini, Ruben terlihat latihan terpisah dari rekan-rekannya. Sebab, ia masih mengalami cedera otot paha.

Bahkan, dalam sesi latihan kemarin sore pemain FC Den Bosch itu meninggalkan latihan terlebih dahulu. Ruben sendiri mengalami cedera sejak tampil pada hari pertama seleksi tahap kedua timnas, Senin, 11 Januari 2011.

Cedera yang dialami Ruben sempat membuat Riedl was-was. Pelatih asal Austria ini khawatir kalau Ruben tidak bisa melanjutkan seleksi tahap kedua yang digelar di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta.

"Saya khawatir besok (hari ini) dia tidak bisa latihan karena cedera yang dideritanya cukup serius dan butuh waktu beberapa hari lagi. Kami harus memikirkan masa depannya," ungkap Riedl.

[sumber; vivanews.com]

Riedl Sudah Kantongi Nama 15-20 Pemain Timnas U-23


"Saat ini, terlalu dini untuk mengumumkan nama-nama mereka," kata Riedl.

Seleksi tim nasional (timnas) U-23 proyeksi Pra Olimpiade 2012 semakin mengerucut. Pelatih timnas, Alfred Riedl telah mengantongi 15-20 nama yang berpeluang masuk dalam tim inti.

Demikian disampaikan oleh Riedl seusai memimpin lanjutan seleksi tahap II di Lapangan PSSI, Senayan Jakarta, Kamis 12 Januari 2011.

"Pada 24 Januari pagi, kami akan latihan dengan 25 pemain yang akan tampil di Pra Olimpiade 2012 lawan Turkmenistan. Saat ini, terlalu dini untuk mengumumkan nama-nama mereka," kata Riedl.

"Saat ini sudah ada 15-20 pemain yang ada di pikiran saya. Tapi, saya tidak akan menyampaikan detailnya kepada Anda," lanjutnya.

Menurut Riedl, 4-5 pemain yang terpilih berasal dari seleksi tahap I yang digelar 7-9 Januari 2011. Sedangkan sisanya berasal dari seleksi tahap II yang dimulai 11 Januari 2011.

"Dari seleksi tahap I, kami hanya mendapatkan 4-5 pemain saja. Sedangkan di seleksi tahap II, kami menemukan lebih banyak pemain bertalenta lainnya," ujar pelatih asal Austria itu.

Asisten pelatih Wolfgang Pikal menjelaskan, dua pemain yang tampil di Piala AFF 2010, Oktovianus Maniani dan Kurnia Meiga sudah termasuk dalam 15-20 nama yang dipilih oleh Riedl.

Sedangkan satu pemain lainnya, Yongki Aribowo masih belum pasti. Pasalnya, kondisi pemain yang juga tampil di Piala AFF 2010 itu masih meragukan seusai menjalani operasi lutut.

"Untuk pulih biasanya butuh waktu sebulan. Namun, kita lihat lagi perkembangannya. Peluangnya masih fifty-fifty," kata Pikal.

Indonesia akan menghadapi Turkmenistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 23 Februari 2011. Sedangkan leg 2 akan digelar di kandang lawan pada 9 Maret 2011.

[sumber; vivanews.com]

Seleksi Timnas, Vincent Didukung di Facebook

Teman-teman Vincent di Indonesia menggalang dukungan agar lolos seleksi timnas U-23.

Keinginan Vincent Partosoebroto agar bisa membela timnas Indonesia U-23 mendapat dukungan dari teman-teman facebook-nya di Indonesia.

Menurut sang ayah, Roospriyo Partosoebroto melalui Facebook, Vincent banyak memiliki teman dari Indonesia, jumlahnya mencapai 9.000 orang. "Sejak tiga tahun lalu, Vincent banyak berteman dengan orang Indonesia, mungkin sampai 9.000," kata Roospriyo, ayah kandung Vincent.

Sedangkan dari Belanda, jumlah teman-temannya tidak lebih dari 100 orang saja. "Bahkan, ada salah satu temannya di Indonesia cukup aktif berkomunikasi lewat FB yang memberi support ke Vincent untuk membela timnas dan menggalang teman-teman lain di FB untuk mendukung Vincent,"

Selain dukungan dari temannya di Facebook, Vincent juga sudah mendapat dukungan dan restu dari ibunya Cecile Kunz yang memang asli orang Belanda.

"Ibunya juga mempersilakan Vincent menentukan pilihan sendiri. Bahkan, Vincent pernah bilang, jika tidak lolos seleksi dia ingin mencoba bermain di sepak bola Indonesia. Tapi, saya sarankan kepada dia untuk bermain di klub yang resmi di bawah FIFA," jelas sang ayah.

Mengenai peluangnya bergabung dengan timnas U-23, Vincent tak ingin jumawa. Pemain berposisi gelandang serang itu juga tidak ingin buru-buru memutuskan untuk mengganti kewarganegaraannya.

"Kita lihat saja hasil dari seleksi yang akan saya jalani selama beberapa hari ke depan. Setelah itu selesai, saya baru memutuskan apakah saya akan mengganti paspor saya," kata Vincent.

"Saya akan berusaha menunjukkan kemampuan terbaik saya selama latihan dan mungkin akan ada peluang," pungkasnya.

Disayangkan hingga hari ini, Vincent belum bisa menyesuaikan dengan cuaca di Jakarta, Indonesia. Bahkan, saat kali pertama mengikuti seleksi tim nasional U-23, Vincent langsung mengeluh pusing kepala karena kepanasan dan dehidrasi.

Pemain kelahiran Netherlands, 8 April 1989 itu tiba di Jakarta kemarin, Rabu pagi 12 Januari 2011.

[sumber: vivanews.com]

Sekali Ikut Seleksi Timnas, Vincent Pusing

Vincent Partosoebroto

Vincent langsung mengeluh pusing kepala karena kepanasan dan dehidrasi.

Atmosfer cuaca di Indonesia rupanya belum bersahabat dengan Vincent Partosoebroto. Saat kali pertama mengikuti seleksi tim nasional U-23, Vincent langsung mengeluh pusing kepala karena kepanasan dan dehidrasi.

"Saya tidak tahu dengan kondisi Vincent, dia mengalami pusing kepala," kata pelatih timnas Alfred Riedl seusai memimpin latihan untuk seleksi timnas U-23 tahap II di Lapangan PSSI, Senayan, Jakarta.

Pemain kelahiran 8 April 1989 itu tiba di Jakarta kemarin, Rabu pagi 12 Januari 2011. Vincent diagendakan ikut latihan pada Rabu sore. Tapi, pemain SV Hoofddrof itu dianggap masih terlalu lelah untuk ikut latihan bersama pemain-pemain lainnya. Pelatih Riedl pun menyuruhnya agar tak usah ikut latihan dulu.

"Dia akan latihan lagi dengan kami lusa (tahap III, Sabtu 15 Januari 2011)," lanjut Riedl.

Saat pertama kali tiba di Jakarta, Vincent memang sempat mengeluh panasnya cuaca di Jakarta. "Di sini (Jakarta) sangat panas, saya harus membiasakan diri. Bulan lalu, di Belanda suhu masih -20 derajat celcius karena itu saya harus beradaptasi. Di sini sangat hangat," ujar Vincent.

Vincent merupakan putra dari pasangan Priyo Partosoebroto dan Cecile Kunz. Vincent memiliki saudara kembar Donovan Partosoebroto yang saat ini menjadi kiper di tim junior Ajax Amsterdam.

Meski belum maksimal mengikuti seleksi tahap II, peluang Vincent untuk masuk timnas U-23 belum tertutup. Riedl rupanya masih memberikan kesempatan bagi Vincent untuk mengikuti seleksi tahap III, 15-17 Januari 2011.

[sumber: vivanews.com]

Awalnya, Vincent Tanya Indonesia Ada di Mana?


Vincent pulang ke Indonesia terakhir enam tahun yang lalu, kemungkinan sudah lupa.

Pemain asal Belanda, Vincent Partosoebroto sudah mengikuti seleksi timnas Indonesia U-23 hari ini, Kamis 13 Januari 2011.

Sebagai pemain keturunan, Vincent merupakan putra dari pasangan Roospriyo Partosoebroto dan Cecile Kunz. Vincent memiliki saudara kembar Donovan Partosoebroto yang saat ini menjadi kiper di tim junior Ajax Amsterdam.

Ayah kandung Vincent berasal dari Bogor, Jawa Barat. Priyo menceritakan bagaimana pertama kali anaknya bisa mendapat kesempatan untuk mengikuti seleksi timnas.

Dua minggu setelah Piala AFF, Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN), Iman Arif menghubungi Priyo dan meminta Vincent mengikuti seleksi.

"Saat saya sampaikan tawaran itu, Vincent tidak langsung mengiyakan, justru dia sendiri penasaran dan bertanya-tanya soal Indonesia. Dia tanya "Pah, Indonesia ada dimana sih?'. Lalu saya jelaskan kepada dia, bahwa dulu setiap tahun selalu pulang ke Indonesia," kata Priyo.

Hanya saja, memang sejak enam tahun terakhir keluarga Vincent tidak pernah pulang ke Indonesia. "Mungkin waktu pulang ke Indonesia saat itu, usia Vincent masih kecil, jadi sudah lupa," jelasnya.

"Dia sendiri tertarik untuk ikut seleksi. Dia juga sudah tahu konsekuensi jika terpilih seleksi dan siap jadi WNI. Ibunyanya juga mempersilahkan Vincent menentukan pilihan sendiri."

Mengenai peluang bergabung dengan timnas U-23, Vincent tak ingin jumawa. Pemain berposisi gelandang serang itu juga tidak ingin buru-buru memutuskan untuk mengganti kewarganegaraannya.

"Kita lihat saja hasil dari seleksi yang akan saya jalani selama beberapa hari ke depan. Setelah itu selesai, saya baru memutuskan apakah akan mengganti paspor saya," kata Vincent.

"Saya akan berusaha menunjukkan kemampuan terbaik saya selama latihan dan mungkin akan ada peluang," pungkasnya.


Vincent Tak Ingin Gegabah Jadi WNI


Pemain asal Belanda, Vincent Partosoebroto akan menjalani proses seleksi timnas U-23 mulai hari Kamis, 13 Januari 2011. Vincent bertekad untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya selama latihan.

Vincent sudah terlihat pada seleksi timnas U-23, Rabu sore, 12 Januari 2011. Namun pemain SV Hooddorp itu masih terlalu lelah untuk ikut latihan bersama pemain-pemain lainnya.

Kepada wartawan, Vincent mengaku senang bisa datang ke Indonesia. Pemain kelahiran Netherlands, 8 April 1989 itu juga berjanji akan menunjukkan penampilan terbaiknya selama mengikuti seleksi.

"Saya senang bisa kembali ke rumah (Indonesia). Tahun lalu saya sudah pernah mengunjungi ayah saya di sini. Namun hari ini saya terlalu lelah untuk ikut latihan," kata Vincent, Rabu, 12 Januari 2011.

Vincent merupakan putra dari pasangan Priyo Partosoebroto dan Cecile Kunz. Vincent memiliki saudara kembar Donovan Partosoebroto yang saat ini menjadi kiper di tim junior Ajax Amsterdam.

"Di sini (Jakarta) sangat panas, saya harus membiasakan diri. Bulan lalu, di Belanda suhu masih -20 derajat celscius karena itu saya harus beradaptasi. Di sini sangat hangat," kata Vincent.

Mengenai penampilan para pesaingnya, Vincent menilai beberapa pemain tampil cukup bagus. Namun dia menilai permainan para pemain lokal sedikit berbeda dengan gaya bermain pemain di Belanda.

"Besok saya menjadi latihan pertama bagi saya. Saya melihat beberapa pemain sudah tampil baik. Namun mereka mungkin bisa belajar sedikit dari saya mengenai gaya bermain di Eropa," kata Vincent.

"Gaya bermain di sini sedikit berbeda dengan di Belanda. Sistemnya juga berbeda, seperti pola 4-4-2 dan saya bermain dengan sistem sedikit berbeda di Belanda," lanjut pemain berusia 21 tahun itu.

Mengenai peluangnya bergabung dengan timnas U-23, Vincent tak ingin jumawa. Pemain berposisi gelandang serang itu juga tidak ingin buru-buru memutuskan untuk mengganti kewarganegaraannya.

"Kita lihat saja hasil dari seleksi yang akan saya jalani selama beberapa hari ke depan. Setelah itu selesai, saya baru memutuskan apakah saya akan mengganti paspor saya," kata Vincent.

"Saya akan berusaha menunjukkan kemampuan terbaik saya selama latihan dan mungkin akan ada peluang," pungkasnya.

Vincent akan memulai latihannya, Kamis, 13 Januari 2011. Menurut Pelatih Alfred Riedl, Vincent akan diberi kesempatan untuk ikut latihan hingga seleksi tahap ketiga digelar, 15-17 Januari 2011.

[sumber: vivanews.com]

Ruben Tinggalkan Seleksi Timnas Lebih Awal

Ruben Wuarbanara

Pemain asal Belanda, Ruben Wuarbanaran tidak menyelesaikan seluruh sesi seleksi tahap kedua timnas U-23. Ruben mundur lebih awal akibat cedera otot paha yang dideritanya.

Menurut Pelatih tim nasional (timnas) Alfred Riedl, hari Kamis, 13 Januari 2011, Ruben sudah tak bisa ikut latihan. Rencananya pemain FC Den Bosch itu akan bertolak ke Belanda, pada Jumat, 14 Januari 2011.

"Saya khawatir besok dia tidak bisa latihan karena cedera yang dideritanya cukup serius dan butuh waktu beberapa hari lagi. Kami harus memikirkan masa depannya," kata Riedl, Rabu, 12 Januari 2011.

Ruben mengalami cedera sejak tampil pada hari pertama seleksi tahap kedua timnas, Senin, 11 Januari 2011. Keesokan harinya, cedera tersebut bertambah parah dan memaksa Ruben untuk istirahat lebih awal.

Sore tadi, Ruben juga tidak bisa ikut latihan dengan pemain-pemain lainnya. Bersama pemain 'impor' lainnya, Vincent Partosoebroto, Ruben hanya menjalani sesi latihan ringan di pinggir lapangan.

Mengenai peluang Ruben, Riedl menilai Ruben adalah pemain yang bagus. Namun kesempatannya untuk membela timnas U-23 masih tergantung pada proses naturalisasi pemain.

"Sejauh ini dia (Ruben) hanya menjalani latihan dan dia tampil baik. Namun Anda harus tahu, ini tak hanya soal bermain bola saja tapi juga soal mengganti paspor. Dan ini tidak ada di tangan saya," kata Riedl.

Sementara itu, Ruben tidak bersedia memberikan keterangan mengenai kondisinya. Usai latihan, Ruben langsung menuju bus pemain tanpa menguncapkan komentar apapun kepada wartawan.

[sumber: vivanews.com]

Fari Batal, Duo FC Utrecht Dipastikan Datang Ikuti Seleksi Timnas

Stefano Lilipaly

Pemain Al Khor SC, Fari Agri dipastikan tak akan menghadiri seleksi timnas U-23. Pemain berusia 18 tahun yang berdomisili di Qatar ini dianggap terlalu muda untuk tampil di Pra Olimpiade 2012 dan SEA Games 2011.

Demikian diungkapkan oleh Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN), Iman Arif usai menyaksikan seleksi timnas di Lapangan Timnas ABC, Senayan, Jakarta, Rabu, 12 Januari 2011.

"Usianya terlalu muda untuk masuk timnas U-23," kata Iman.

Fari yang bernama lengkap Syaffarizal Mursalin Agri merupakan WNI yang bermain di Qatar Stars League. Fari yang berposisi sebagai striker lahir di Lhokseumawe, Aceh, 6 Agustus 1992.

Awalnya, BTN berniat mengundangnya untuk mengikuti seleksi timnas U-23 yang sudah digelar sejak 7 Januari lalu. Selain Fari, BTN juga mengundang WNI lain yang berlaga di manca negara, Arthur Irawan.

Arthur telah mengikuti seleksi tahap I yang digelar 7-9 Januari lalu. Sayang, pemain yang sedang mengikuti seleksi di Preston North End itu tidak lolos dan memutuskan untuk kembali ke Inggris.

Selain mengundang WNI yang berlaga di luar negeri, BTN juga berniat menaturalisasi beberapa pemain keturunan. Namun hingga saat ini, belum satupun yang dinyatakan layak membela timnas U-23.

BTN sendiri masih memiliki tiga pemain Belanda keturunan Indonesia yang diundang ikut seleksi. Mereka adalah Oliver Rifai (AZ alkmar), Stefano Lilipaly (FC Utrecht), dan Mark van der Maarel (FC Utrecht).

Menurut Iman, dari tiga nama ini, hanya Stefano dan van der Maarel yang berpeluang besar mengikuti seleksi. Sedangkan Oliver kemungkinan besar tidak bisa hadir karena tak mendapat izin dari klubnya.

"Stefano dan van der Maarel akan datang pada 15 Januari 2011. Sedangkan Oliver kelihatannya sulit terkait dengan perizinan dari klubnya di Belanda," pungkas Iman.

[sumber: VIVANEWS.COM]

Satu Pemain Belanda Tiba Hari Ini Untuk Ikuti Seleksi Timnas


Vincent Partosoberoto akan mengikuti seleksi timnas U-23. Ia kini membela SV Hooddorp.

Seleksi timnas U-23 akan kedatangan pemain 'impor' baru. Pemain asal Belanda, Vincent Partosoberoto bakal bergabung dalam seleksi tahap kedua yang sudah digelar sejak Selasa, 11 Januari 2011.

Demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN), Selasa, 11 Januari 2011. Menurut Iman, pemain yang kini membela SV Hooddorp itu bakal tiba di Jakarta, Rabu, 12 Januari 2011.

"Besok akan ada pemain asing yang baru lagi yang tiba di Jakarta," kata Iman kepada wartawan usai melihat latihan timnas di Lapangan Timnas, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Januari 2011.

Vincent sendiri adalah pemain keturunan Indonesia yang sudah menjadi warga negara Belanda. Pemain ini merupakan saudara kembar kiper tim junior Ajax Amsterdam, Donovan Partosoberoto.

"Vincent kemungkinan tiba Rabu pagi, dan sudah bisa ikut bergabung pada sesi latihan sore hari," beber Iman.

[sumber: vivanews,com]

Riedl Sudah Kantongi Delapan Nama Timnas U-23

Pelatih Alfred Riedl mengaku sudah mengantongi delapan nama pemain calon anggota tim nasional Indonesia U-23. Delapan nama itu dari seleksi tahap II.

"Kami sudah punya beberapa. Saat ini kami sudah mengantongi delapan nama pemain, tapi nanti akan ada lagi," kata Riedl kepada wartawan usai memimpin latihan seleksi tahap II di Lapangan C, Senayan, Jakarta.

Meski sudah mengantongi delapan nama, Riedl enggan membeberkan nama-nama pemainnya. Pelatih asal Austria itu masih menyimpan rapat-rapat delapan nama tersebut.

"Tapi, saya tidak bisa memberitahu Anda. Pertama pemain yang tahu, baru Anda. Mr Iman (Arif, Deputi Bidang Teknis BTN) akan mengumumkannya," ujar Riedl.

Iman sendiri ketika dikonfirmasi juga belum mau memberikan nama-nama itu. Apalagi, masih ada seleksi tahap III, 15-17 Januari 2011.

"Belum, saya akan diskusikan dengan coach tanggal 14-16 (Januari 2011). Pengumuman pemain nanti tanggal 17," ujar Iman lewat pesan pendek kepada VIVAnews.

Namun, saat didesak apakah nama Ruben Wuarbanaran masuk dalam delapan nama yang sudah dikantonginya, Riedl mengatakan tidak mengetahuinya.

"Saya tidak tahu, karena saat ini dia masih cedera. Dan kami masih harus memantau kondisi terakhir dia," jelas Riedl.

"Saya sudah bilang kepada dia apa yang akan terjadi tahun ini. Soal training camp, training di Austria dan lainnya. Waktunya panjang jadi pemain harus menunjukkan bahwa mereka punya keinginan. TC itu tidak mudah karena akan digelar lama, dari pertengahan Maret sampai November," tambahnya.

[sumber: vivanews.com]

Pujian Kecil Riedl untuk Ruben Wuarbanaran

Pelatih Alfred Riedl telah mencoret tiga pemain 'impor' yang diundang pada seleksi tahap pertama timnas U-23. Ada satu lagi pemain 'impor' yang kembali mengadu peruntungannya, Ruben Wuarbanaran asal Belanda.

Usai seleksi tahap pertama, 9 Januari 2011 lalu, Riedl memulangkan tiga pemain impor. Mereka adalah Arthur Irawan (Lytham Town), James Zaidan Saragih (New York Cosmos), dan Andre Bitar (FC Cannes).

Seleski tahap kedua yang dimulai Selasa, 11 Januari, kembali diikuti oleh seorang pemain impor Ruben Wuarbanaran. Pemain asal Belanda itu telah tampil pada dua sesi seleksi yang digelar di Lapangan Timnas, Senayan, Jakarta.

Sayang, penampilan Ruben terbentur cedera. Pemain yang tergabung dalam tim FC Den Bosch itu tak bisa menyelesaikan seluruh sesi latihan pagi dan sore akibat mengalami cedera otot paha.

"Ya dia (Ruben) mungkin mengalami cedera karena perjalanan yang melelahkan. Dia baru tiba kemarin dan sudah mengalami sedikit masalah sebelumnya," kata Riedl, Selasa, 11 Januari 2011.

Mengenai peluang Ruben, Riedl menegaskan sejauh ini belum mengantongi satu pemain impor pun yang layak direkrut. Namun Riedl mengaku masih ingin melihat potensi yang ada pada FC Den Bosch itu.

"Sebelumnya kami telah mencoret tiga pemain asing yang ikut seleksi. Sekarang kami memiliki satu lagi dan sejauh ini penampilannya cukup bagus dan dia kemungkinan bisa tetap tinggal bersama kami," ujar Riedl.

[sumber: vivanews.com]

Tuesday, January 11, 2011

'Naturalisasi Uruguay Hanya Pengalihan Isu'

Jakarta - Kabar soal naturalisasi para pemain timnas SAD oleh Uruguay ditanggapi miris oleh pengamat sepakbola Budiarto Shambazy, Menurut Budi itu hanyalah sebagai pengalihan isu menjelang raparnas PSSI karena tak masuk akal jika Uruguay benar ingin melakukannya.

Beredar kabar tentang adanya kemungkinan Uruguay menaturalisasi pemain-pemain Indonesia yang sudah tiga tahun tinggal di negeri tersebut. Manajer program Demis A Djamaoeddin mengatakan bahwa ia menerima surat elektronik dari bagian Legal soal wacana dari Federasi Sepakbola Uruguay (AUF) untuk menaturalisasi pemain Indonesia yang sudah tiga tahun berada di sana.

Ketika diminta tanggapannya soal hal tersebut, Budi yang juga wartawan di sebuah suratkabar nasional itu mengaku ada ketidakjelasan soal hal tersebut. Sebab konfirmasi hanya datang dari pihak Indonesia saja, sementara sampai saat ini pihak Uruguay belum memberikan pernyataan apapun soal itu.

"Kita merasa isu itu masih sumir (kabur). Info itu hanya datang dari pihak Demis (Manajer Tim SAD), sedangkan dari pihak federasi Uruguay belum ada," ucap Budi dalam perbincangan dengan detiksport, Rabu (12/1/2011) siang WIB.

Lebih lanjut Budi merasa ini hanyalah akal-akalan PSSI saja untuk mengalihkan isu jelang digelarnya Raparnas, 21-24 Januari mendatang di Bali. Soalnya ada kabar soal rencana Nurdin Halid ingin mengganti waktu penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) PSSI dari bulan April ke November, dengan harapan Indonesia menjadi juara di SEA Games dan Nurdin mendapat angin segar untuk kembali maju dalam pemilihan ketum.

Selain itu Budi mempertanyakan kenapa Uruguay tidak mencari pemain naturalisasi ke negara-negara tetangganya seperti Brasil, Argentina, atau Paraguay yang terbukti kualitas pemain serta sepakbolanya lebih baik dari Indonesia.

Apalagi menurut data FIFA, Uruguay punya 241.300 pemain bola, 41.800 di antaranya pemain terdaftar dan mempunyai 1.220 klub.

"Buat apa mereka jauh-jauh mencari sampai Indonesia. Kan mereka bisa cari di Brasil, Argentina atau Paraguay. Saya curiganya ini hanya pengalihan isu karena sebentar lagi akan diadakan raparnas. Jangan sampai media terjebak dalam isu seperti. NH ini udah main akal-akalan supaya ia bisa menjabat lebih lama lagi," tegasnya.

[sumber: detik.com]

LPI Perjuangkan Irfan & Kim Masuk Timnas

Jakarta - Bermainnya Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan membuat mereka tak bisa masuk ke dalam timnas Indonesia. LPI pun berjanji untuk memperjuangkan hak keduanya, lewat jalur hukum sekalipun.

Hal tersebut berkaitan dengan "ilegalnya" LPi di mata PSSI. Dengan tidak berada di bawah naungan federasi nasional, otomatis LPI disebut PSSI tak diakui oleh FIFA. Dan sebagai imbas, pemain yang berlaga di dalamnya tak bisa dimasukkan ke dalam tim nasional.

Tetapi LPI masih keukeuh berusaha agar Irfan, Kim ataupun Andik Virmansyah bisa bermain di tim nasional. Mereka pun menghadap ke Menpora Andi Mallarangeng, dan Menpora pun memberikan "restu".

"Pertama-tama kita sudah mendapatkan izin dari Menpora bahwa anak bangsa yang terbaik di bidangnya, termasuk sepakbola, punya hak yang sama untuk membela Indonesia di ajang internasional," ujar Juru Bicara LPI Abi Hasantoso kepada detikSport.

"(Alfred) Riedl cukuplah berkonsentrasi untuk mencari pemain terbaik dari kompetisi mana pun. Siapa pun berhak untuk masuk timnas. Apalagi itu dianjurkan oleh Menpora," lanjutnya.

Abi kemudian mengungkapkan bahwa kubu LPI akan menunggu dulu sampai proses seleksi timnas, yang saat ini tengah berlangsung, selesai. Andai pada akhirnya Irfan dan Kim tak juga bisa masuk timnas, mereka pun siap membantu melalui jalur hukum.

"Kita juga akan membantu secara hukum. Tim legal kita tengah berusaha untuk memulihkan hak-hak mereka."

"Irfan dan Kim itu cita-citanya bermain untuk tim nasional. Katakanlah pemain kita ini tetap tak bisa masuk juga. Baru kita akan bertemu Menpora lagi," tukasnya.

[sumber: detik.com]

Riedl: Pemain Seleksi II Timnas U-23 Lebih Bagus


Seleksi II ini diikuti 29 pemain, di antaranya 4 kiper.

Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Alfred Riedl justru senang dengan banyaknya jumlah pemain yang ikut seleksi tahap II. Seleksi pemain timnas U-23 diikuti 29 pemain di Lapangan PSSI, Senayan Jakarta, mulai pagi ini, Selasa 11 Januari 2011 sampai Rabu nanti. Jumlah ini 10 pemain lebih banyak dari seleksi tahap I, 7-9 Januari 2011.

"Pemain yang ikut seleksi tahap kedua ini lebih baik dari yang pertama. Kesan pertama saya, tak ada pemain yang jelek. Semua solid," kata Riedl seusai latihan pagi. "Komunikasi antara saya dengan pemain atau antarpemain tak masalah. Sepakbola punya bahasa universal. Tak ada kesulitan."

Seleksi II ini diikuti 29 pemain, di antaranya 4 kiper. Juga dimeriahkan oleh pemain keturunan asal Belanda, Ruben Wuarbanaran. Sayangnya, Riedl tak mau berkomentar soal pemain yang satu ini. Pelatih asal Austria ini tampaknya tak mengistimewakannya.

"Saya tak mau bicara soal satu pemain saja. Semua sama," tutur Riedl.

Mungkin Riedl tak ingin mengulang hasil seleksi I. Saat itu, dua pemain asing: James Zaidan Saragih (berpaspor AS) dan Andre Bitar (Prancis) ditambah pemain yang menimba ilmu di klub Inggris, Arthur Irawan, gagal lolos seleksi.

[sumber: vicanews.com]