Showing posts with label Hari Raya Ied. Show all posts
Showing posts with label Hari Raya Ied. Show all posts

Tuesday, January 11, 2011

Heboh, Foto Cap Jempol Raksasa Di Planet Mars

Sebuah gambar resolusi tinggi terbaru berhasil mengabadikan sebuah lokasi di Planet Mars, Gambar yang diambil dari sebuah Teleskop milik NASA dengan menggunakan metode High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) terlihat mirip sebuah sidik jari jempol atau cap jempol (fingger print) raksasa yang berukuran sangat besar sekali aktualnya disana.
Hal ini menurut para peneliti memprediksi terjadi karena sebuah perubahan siklus alam dan cuaca disana dalam kurun waktu yang sangat panjang, sekilas bila kita amati mirip danau kering yang semula terdapat riak gelombang di tengahnya.

Seperti bekas lembah atau danau berair yang mengering terlihat sekilas bagai sidik jari jempol tangan

Dan untuk itu para peneliti planet merah tersebut memperkirakan kurun waktu silam di sana terdapat semacam kehidupan, walau mereka tidak bisa merincikan kehidupan seperti apa yang dimaksud. Gambar ini diambil di lokasi Coprates Mars dan menandakan terbentuk dari sedimen proses air menguap lalu mengering dan terbentuklah bentuk yang terlihat sekarang ini. (Mail Online). Pemandangan lebih detail yang dibesarkan memperlihatkan lebih jelas


Pemandangan lebih detail yang dibesarkan memperlihatkan lebih jelas bekas sungai-sungai yang mengering dan bekas arus air mengalir sebagaimana kehidupan dibumi.



[sumber: forum.vianews.com]

Tuesday, November 16, 2010

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1431 H

Kepada Semua Sahabat-Sahabat Terbaikku, Kami Keluarga Besar Amru Site Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1431 H, Minal Aidin Walfaizin MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN... :)



SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1431 H

Kepada Semua Sahabat-Sahabat Terbaikku, Kami Keluarga Besar Amru Site Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1431 H, Minal Aidin Walfaizin MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN... :)



Tuesday, September 14, 2010

Makna "HALAL BI HALAL"

Oleh: Prof. Dr. Quraish Shihab

Halal bihalal, dua kata berangkai yang sering diucapkan dalam suasana Idul Fitri, adalah satu dari istilah-istilah “keagamaan” yang hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia. Istilah tersebut seringkali menimbulkan tanda tanya tentang maknanya, bahkan kebenaranya dalam segi bahasa, walaupun semua pihak menyadari tujuannya adalah menciptakan keharmonisan antara sesama.

Hemat saya paling tidak ada dua makna yang dapat dikemukakan menyangkut pengertian istilah tersebut, yang ditinjau dari dua pandangan. Yaitu pertama, bertitik tolak dari pandangan hukum Islam dan kedua berpijak pada arti kebahasaan.

Menurut pandangan pertama – dari segi hukum – kata halal biasanya dihadapkan dengan kata haram. Haram adalah sesuatu yang terlarang sehingga pelanggarannya berakibat dosa dan mengundang siksa, demikian kata para pakar hukum. Sementara halal adalah sesuatu yang diperbolehkan dan tidak mengundang dosa. Jika demikian halal bihalal adalah menjadikan sikap kita terhadap pihak lain yang tadinya haram dan berakibat dosa, menjadi halal dengan jalan mohon maaf.

Pengertian seperti yang dikemukakan di atas pada hakikatnya belum menunjang tujuan keharmonisan hubungan, karena dalam bagian halal terdapat sesuatu yang makruh atau yang tidak disenangi dan sebaiknya tidak dikerjakan. Pemutusan hubungan (suami-istri, misalnya) merupakan sesuatu yang halal tapi paling dibenci Tuhan. Atas dasar itu, ada baiknya makna halal bihalal tidak dikaitkan dengan pengertian hukum.

Menurut pandangan kedua – dari segi bahasa – akar kata halal yang kemudian membentuk berbagai bentukan kata, mempunyai arti yang beraneka ragam, sesuai dengan bentuk dan rangkaian kata berikutnya. Makna-makna yang diciptakan oleh bentukan-bentukan tersebut, antara lain, berarti “menyelesaikan problem”, “meluruskan benang kusut”, “melepaskan ikatan”, dan “mencairkan yang beku”.

Jika demikian, ber-halal bihalal merupakan suatu bentuk aktifitas yang mengantarkan para pelakunya untuk meluruskan benang kusut, menghangatkan hubungan yang tadinya membeku sehingga cair kembali, melepaskan ikata yang membelenggi, serta menyelesaikan kesulitan dan problem yang menghalang terjalinnya keharmonisan hubungan. Boleh jadi hubungan yang dingin, keruh, dan kusut tidak ditimbulkan oleh sifat yang haram. Ia menjadi begitu karena Anda lama tidak berkunjung kepada seseorang, atau ada sikap adil yang Anda ambil namun menyakitkan orang lain, atau timbul keretakan hubungandari kesalahpahaman akibat ucapan dan lirikan mata yang tidak disengaja. Kesemuanya ini, tidak haram menurut pandangan hukum, namun perlu diselesaikan secara baik; yang berku dihangantkan, yang kusut diluruskan, dan yang mengikat dilepaskan.

Itulah makna serta substansi halal bihalal, atau jika istilah tersebut enggan Anda gunakan, katakanlah bahwa itu merupakan hakikat Idul Fitri, sehungga semakin banyak dan seringnya Anda mengulurkan tangan dan melapangkan dada, dan semakin parah luka hati yang Anda obati dengan memaafkan, maka semakin dalam pula penghayatan dan pengamalan Anda terhadap hakikat halal bihalal. Bentuknya memang khas Indonesia, namun hakikatnya adalah hakikat ajaran Islam.
[dikutip dari: ariefhikmah.com]

Wednesday, September 8, 2010

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H

"SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H"

AMRUSITE mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fithri 1431 H, Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir dan Bathin....

Thursday, November 26, 2009

Selamat Idul Adha 1430


ALLAHU AKBAR….ALLAHU AKBAR…ALLAHU AKBAR…WALILLAHI ALHAMD..
Selamat Idul Adha

Saya pribadi "Amru Site" mengucapkan “ SELAMAT HARI RAYA ‘IDUL ADHA 1430 H, MINAL AIDIN WALFAIZIN MOHON MAAF LAHIR BATHIN “ kepada semua sahabatku, dan mudah-mudahan saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah haji diberikan keselamatan dan dijadikan haji mereka mabrur. Amiin..