"Anggaran alutsista akan dialokasikan dalam APBN dan APBN Perubahan untuk 2011-2014."Indonesia mulai tahun depan akan memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) Tentara Nasional Indonesia (TNI). Modernisasi ini setidaknya akan menghabiskan anggaran sebesar Rp150 triliun.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama perwakilan pemerintah, yakni Menteri Keuangan, Menteri Pertahanan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Panglima TNI semuanya telah mensepakati alokasi anggaran tersebut.
"Anggaran akan dialokasikan dalam APBN dan APBN Perubahan untuk 2011-2014," kata Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq di DPR, Rabu 20 Oktober 2010.
Kesepakatan ini, Mahfudz menambahkan, merupakan bentuk dukungan atas kebijakan Presiden RI untuk memodernisasi alutsista TNI sebagai prioritas. Artinya, kata dia, dengan kesepakatan ini modernisasi alutsista dalam Renstra tahap I 2011-2014 mengalami penambahan sebesar Rp50 triliun dari jatah yang telah ada Rp100 triliun.
"Dengan penambahan itu, dana sebesar Rp150 triliun yang terkumpul nantinya akan dipakai untuk pengadaan, pemeliharaan, dan perawatan alutsista," kata dia.
Mahfudz menuturkan, alokasi anggaran itu nantinya akan dibiayai dari pembiayaan rupiah murni, pinjaman dalam negeri, dan pinjaman luar negeri.
Khusus untuk 2011, alokasi anggaran untuk modernisasi alutsista pada APBN 2011 telah dialokasikan dana sebesar Rp2 triliun bersumber dari dana optimalisasi. Kemudian tambahan dana sebesar Rp9 triliun selanjutnya akan ditambahkan pada APBN Perubahan 2011.
Untuk memastikan realisasi anggaran modernisasi alutsista berjalan efektif, Komisi I dan pemerintah sepakat menggunakan pola multiyears, dimulai dari APBN 2011.
Sementara itu, proses pengadaan dilakukan melalui kontrak induk dengan pembayaran secara bertahap serta disinergikan dengan revitalisasi industri pertahanan nasional.
"Jadi, sisanya anggaran kekurangan itu nanti akan diberikan secara bertahap sampai 2014 mendatang dan dibahas antara pemerintah bersama Badan Anggaran DPR RI," kata Mahfudz.
[sumber: http://bisnis.vivanews.com/news/read/183945-perbaharui-alutsista-telan-rp150-triliun]

No comments:
Post a Comment