Showing posts with label TNI/Polri. Show all posts
Showing posts with label TNI/Polri. Show all posts

Saturday, March 26, 2011

Polisi Dan Penjinak Bom Amankan Kongres PSSI

Kongres PSSI di kota Pekanbaru, Riau, akan dijaga 400 personel kepolisian.

Kongres PSSI untuk memilih Komite Pemilihan dan Komite Banding yang digelar di kota Pekanbaru, Riau, dijaga ketat oleh ratusan aparat kepolisian dan beberapa penjinak bom.

Pasukan polisi berpakaian lengkap dari Satuan Samapta Polresta Pekanbaru sudah terlihat mengamankan lokasi kongres sejak pukul 08.30 WIB. Kepolisian juga merubah akses jalan keluar hotel dengna mengalihkannya ke kompleks ruko di sebelah lokasi Kongres.

Dalam ruangan tempat akan digelarnya kongres, terdapat 12 orang penjinak bom dari Polda Riau yang menyisir tempat tersebut dengan cermat dan hati-hati.

Kepolisian juga hanya memperbolehkan unjuk rasa di luar hotel lokasi Kongres. Puluhan anggota Aliansi Suporter Indonesia sejak pagi tadi telah melakukan unjuk rasa di luar hotel tersebut.

Kepala Bagian Operasi Polresta Pekanbaru, Komisaris Polisi Rommel Hutagaol, sebelumnya mengatakan ada 400 anggota kepolisian yang dikerahkan untuk pengamanan kongres PSSI. Ratusan polisi tersebut terdiri dari polisi berseragam lengkap yang berjaga di luar lokasi, polisi berseragam intel yang berjaga di dalam lokasi dan polisi yang khusus untuk mengawal Nurdin Halid.


[goal.com]

Monday, March 21, 2011

Cicit Soeharto Pakai Narkoba Bareng Perwira Polri Agar Aman



Cicit Soeharto, Putri Aryanto Haryowibowo (20), menjadi pesakitan terkait kasus narkoba. Polisi menangkap dia bersama AKBP Eddie Setiono di Hotel Maharani, Mampang, Jaksel. Menjadi pertanyaan apa hubungan Putri dan AKBP Edi.

"Kalau dilihat dari situ (penangkapan), kemungkinan sudah lama saling kenal," ujar Direktur Narkoba Kombes Pol Anjan Pramuka Putra dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Senin (21/3/2011). Polisi memamerkan barang bukti namun tidak memunculkan para tersangka.

Polisi menduga hubungan AKBP Eddie dan Putri hanya sebagai teman biasa. "Ya merasa aman kalau makai bersama polisi," imbuhnya.

Sebenarnya polisi mengincar tersangka lain GN, yang pernah menjadi sopir AKBP Eddie. "Dahulu GN ini suka disuruh nyari-nyari," kata Anjan.

Polisi mengincar GN dan begitu mengetahui posisi dia di Hotel Maharani, ternyata di kamar hotel itu ada juga Putri dan AKBP Eddie.

"Ada barang bukti 0,88 gram sabu dan bong. Dan GN ini residivis," tuturnya.

Putri ditangkap bersama GN dan perwira polisi AKBP Eddie di Hotel Maharani -- yang satu grup dengan Hotel Maharaja -- pada Jumat (18/3) dini hari. AKBP Eddie adalah staf di Pusat Keuangan Mabes Polri.

[detik.com]