Monday, October 18, 2010

Saksikanlah Puncak Hujan Meteor Orionid pada 20-22 Oktober

Jakarta - Hujan meteor adalah fenomena alam yang lumrah. Namun tidak sedikit orang yang menunggu-nunggu peristiwa tersebut untuk mengagumi karya Tuhan yang satu ini. Nah, pada 20-22 Oktober ini diperkirakan puncak hujan meteor orionid.

"Sebenarnya ini sudah terjadi sejak awal Oktober sampai awal November, memang lumayan agak panjang terjadinya. Puncaknya sekitar 20-22 Oktober," ujar peneliti matahari dan antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (19/10/2010).

Pada saat puncak, rata-rata sekitar 20-40 meteor yang jatuh per jamnya. Bila dalam satu jam ada 40 meteor yang jatuh, maka kira-kira sekitar satu menit ada satu meteor yang jatuh.

"Debu komet seukuran pasir, jadi beberapa detik sudah hilang habis terbakar. Seperti bintang berpindah," terang Djamaluddin.

Disebut hujan meteor orionid karena jatuhnya meteor di rasi bintang Orion. Fenomena ini terjadi karena bumi melintasi debu sisa komet Halley. Sebenarnya akibat lintasan bumi ini, terjadi 2 kali hujan meteor yang hampir sama. Pada bulan Mei terjadi hujan meteor Eta Aquarids, sedangkan pada Oktober menyebabkan hujan meteor Orionid.

"Namanya beda karena arah datangnya beda. Saat Mei, bumi melintasi debu komet Halley juga, tapi hujan meteornya terlihat dari rasi Aquarius. Kalau saat Oktober, dari bumi meteor tersebut di sekitar Orion," jelas Djamaluddin.

Di manakah rasi bintang Orion? Saat malam menjelang lihatlah sedikit ke arah utara di atas kepala. Bila Anda melihat ada 3 bintang berjajar yang dikelilingi 4 bintang lainnya, maka itulah rasi bintang Orion.

Sebenarnya hujan meteor Orionid ini adalah fenomena tahunan. Karena setiap tahun, bumi selalu melintasi debu sisa komet Halley. Peristiwa ini secara umum dapat disaksikan di hampir semua wilayah di bumi, terlebih bagi mereka yang tinggal di sekitar khatulistiwa.

"Di Indonesia bisa dilihat dengan mata telanjang. Bisa juga dengan kamera meteor, tapi harus memperhatikan monitor. Karena itu kalau cuaca memungkinkan, dengan mata telanjang bisa dilakukan," ucap pria peraih gelar doktor dari Universitas Kyoto, Jepang, ini.

[sumber:http://detiknews.com/read/2010/10/19/093857/1468537/10/saksikanlah-puncak-hujan-meteor-orionid-pada-20-22-oktober?nd992203topnews]

DPR Setujui Komjen Timur Pradopo Jadi Kapolri

Jakarta - Rapat paripurna DPR menyetujui dan menetapkan pencalonan Komjen Pol Timur Pradopo menjadi Kapolri. DPR akan segera menyerahkan nama Timur untuk dilantik oleh Presiden menjadi Kapolri.

"Apakah laporan Komisi III DPR mengenai hasil pembahasan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri untuk disetujui?" tanya Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso saat memimpin rapat paripurna DPR dengan agenda laporan Komisi III terkait hasil fit and proper test calon Kapolri, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/10/2010).

"Setuju...!" sahut anggota DPR yang hadir.

Komjen Timur Pradopo kemudian diminta maju memberikan salam kepada anggota DPR. Timur pun menyalami pimpinan DPR dan memberi hormat sambil membungkukkan kepala kepada wakil rakyat.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy melaporkan hasil fit and proper test calon Kapolri. Tjatur menuturkan dalam proses tes tersebut Komisi III DPR telah melakukan verifikasi dengan Komnas HAM, LSM, KPK, dan PPATK. Komisi III juga sudah meminta masukan Kompolnas yang ikut dalam seleksi Kapolri di internal Polri.

"Komisi III juga sudah melihat langsung ke kediamannya untuk melihat kehidupannya sehari-hari," papar Tjatur.

Kemudian rapat pleno Komisi III memutuskan untuk menerima apa yang dilakukan tim verifikasi. Fit and proper test calon Kapolri pun digelar.

Timur Pradopo mendapat dukungan penuh dari semua fraksi di DPR. Pleno Komisi III pun memutuskan menerima Timur sebagai Kapolri.

"Akhirnya seluruh anggota Komisi III DPR menyetujui pemberhentian Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang memasuki masa pensiun, dan menyetujui penetapan Komjen Timur Pradopo menjadi Kapolri," tegas Tjatur.

[http://www.detiknews.com/read/2010/10/19/104707/1468600/10/dpr-setujui-komjen-timur-pradopo-jadi-kapolri?991102605]

1 Tahun SBY-Boediono

10 Menteri Harus Dievaluasi, 3 Menteri Layak Diganti

Jakarta - Presiden SBY diminta untuk segera mengevaluasi 10 orang menteri. Dari 10 orang tersebut, 2-3 menteri layak diganti untuk mempercepat pencapaian pembangunan.

"Ada 10 menteri yang layak dievaluasi secara serius, dari situ bisa ditemukan sekitar 2-3 menteri yang layak diganti," ujar pengamat politik dari UI, Andrinof Chaniago, kepada detikcom, Selasa (19/10/2010).

Andrinof memang tidak mengatakan secara spesifik, siapa-siapa saja menteri yang dimaksud. Namun dia menjelaskan metode evaluasi yang bisa digunakan oleh SBY dalam melakukan evaluasi terhadap pembantunya.

SBY, lanjut Andrinof, harus mencari menteri mana yang tidak bisa selaras dengan program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kementerian yang berhubungan langsung dengan program ini adalah Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi hingga Kementerian Sosial.

"Kita jangan sampai menilai seseorang dari sosoknya, yang tidak sungguh-sungguh menjalankan misi utama pemerintah itu yang harus dievaluasi," papar Andrinof.

Setelah tahap itu selesai, presiden juga bisa melakukan evaluasi terhadap kemampuan manajerial para pembantunya. SBY harus mampu menilai, siapa saja menteri yang tidak cakap dalam mengurusi kerjaannya.

"Kemampuan manajerial seseorang, bagaimana kementerian itu menghadapi masalah-masalah yang ada," tegas Andrinof.

Andrinof memberi saran, presiden sebaiknya jangan lagi menempatakan orang yang bukan ahlinya pada suatu kementerian. Orang tersebut justru akan menjadi penghambat kinerja pemerintahan.

[sumber: http://www.detiknews.com/read/2010/10/19/084859/1468479/10/10-menteri-harus-dievaluasi-3-menteri-layak-diganti?991101605]

STRES TINGGI Menyebabkan Penyakit Gusi

STRES TINGGI Menyebabkan Penyakit Gusi

Menurut siaran pers American Academy of Periodontology, stres dapat menyebabkan penyakit gusi.
Para periset menemukan 57% dari kajian studi terkini menunjukkan hubungan positif antara penyakit gusi dan stres dan simptom psikologis terkait seperti gelisah, depresi, dan kesepian. Para ahli menduga efek negatif daristres disebabkan meningkatnya kadar hormon stress, cortisol. Hasil studi diterbitkan dalam-Journal of Periodontology edisi Agustus 2007.

Selain itu, orang-orang dengan kadar stres tinggi.cenderung meningkatkan
kebiasaan buruk yang dapat merusak periodontal

Mereka juga cenderung tidak memperhatikan kebersihan mulut. Stres juga meningkatkan pemakaian nikotinalkohol atau obat-obatan.
sehubungan dengan itu para ahli menyarankan pasien untuk meredakan stres dengan olahraga, diet menu seimbangmendapatkan kecukupan tidur dan menjaga sikap mental positif.

Para Periset mengkaji 14 studi yang diterbitkan antara tahun 1990 dan 2006
tentang antara hubungan stres dan faktor fsikologis dan penyakit gusi

menurut para periset perlu lebih banyak riset untuk menentukan hubungan pasti antara stres dan penyakit periodontal. Tapi pasien yang meminimalisir stress dapat menurunkan
risiko penyakit periodontal
Jika tidak diobati penyakit gusi dapat menyebabkan gigi tanggal, termasuk tulang di rahang
Simtom penyakit gusi antara lain : gusi sakit, berdarah, bau napas, dan gigi tanggal.
Sumber : Aura, agustus 2007

[Sumber:http://ruly.blogdetik.com/2009/03/02/stres-tinggi-menyebabkan-penyakit-gusi/?l991101blog]

Kontes Scrapbook di Facebook, Adu Kreatif yang Seru!

Jakarta, Bersosialisasi di dunia maya bukanlah hal baru bagi masyarakat Indonesia, apalagi saat ini perkembangan teknologi internet, penetrasi broadband dan ponsel pintar cukup pesat.

Bagi sebagian besar Ibu, social media seperti Facebook digunakan sebagai ajang untuk bersosialisasi, bertukar informasi dan berdiskusi masalah Ibu dan Anak serta banyak lagi manfaat positif lainnya.

Itulah yang mengilhami Cussons First Years Indonesia untuk membentuk komunitas Bunda se-Indonesia bernama The Mother Club di Facebook.

Tujuannya tentu saja untuk mendekatkan diri kepada konsumen dan menciptakan Word of Mouth yang positif. Saat ini jumlah fans, sebutan untuk para anggota yang bergabung, sudah mencapai lebih dari 65.000 orang.

Untuk mengaktivasi komunitas ini, Cussons First Years meluncurkan aktivasi online bertajuk Kontes Scrapbook Cussons First Years, yang berlangsung sejak 5 Oktober hingga 5 November 2010.

Berbeda dengan kontes foto pada umumnya, Kontes Scrapbook memungkinkan para Ibu untuk mengkreasikan foto-foto Ibu dan atau si Kecil dengan aksesoris-aksesoris pilihan yang seru dan menarik.

Menurut Davin Thomas, Group Product Manager PT PZ Cussons Indonesia, aktifitas ini sangat tepat sasaran karena diluncurkan berdasarkan pemahaman bahwa kebanyakan Ibu senang untuk mengekpresikan dan membanggakan foto-foto anak kesayangan mereka, apalagi bisa dikreasikan sesuai imajinasi sang Ibu yang juga nggak mau kalah gaya.

Ada 40 pemenang yang akan mendapatkan Paket Ibu & Anak dari Cussons First Years, kemudian akan dipilih 4 Pemenang yang berhak atas Voucher Belanja senilai Rp 500.000 dan piagam penghargaan dari Cussons First Years.

Hadiah bukanlah motivasi utama bagi para Ibu, tapi lebih pada kebanggaan dan kepuasan tersendiri dalam mengkreasikan dan mengabadikan momen indah bersama si kecil di Fanpage dan Wall of Fame Cussons First Years.

Terbukti di minggu pertama, sudah ada sekitar 2.000 foto scrapbook yang berhasil di kreasikan oleh bunda-bunda Indonesia. Tingginya animo peserta membuat lalu-lintas ke situs Cussons First Years meningkat hingga 1000%. Oleh karenanya pihak Cussons berusaha keras memperbaiki kinerja aplikasi Scrapbook dan servernya di Internet agar para peserta lebih leluasa berkreasi.

Pemenang kontes dapat di lihat di www.cussonsfirstyears.co.id/news/detail/68. Scrapbook yang tampil di Wall of Fame Cussons First Years juga berkesempatan untuk mendapatkan apresiasi yang akan diumumkan di Hari Ibu pada tanggal 22 Desember 2010.

Jadi masih tunggu apa lagi? Segera bergabung dengan ribuan Bunda Indonesia ber-Scrapbook kreatif dan dapatkan berbagai manfaat positif lainnya. Klik www.cussonsfirstyears.co.id/news/detail/67 untuk keterangan lebih lanjut.
[sumber: http://www.detikhealth.com/read/2010/10/12/102226/1462059/764/kontes-scrapbook-di-facebook-adu-kreatif-yang-seru?l991101755]

Aida Saskia Dijanjikan Bertemu Zainuddin MZ Selasa Ini

Jakarta - Salah satu keputusan dalam pertemuan Aida Saskia dengan pengurus Forum Solidaritas Ulama, Jumat (16/10/2010) lalu adalah Aida dijanjikan untuk dipertemukan dengan Zainuddin MZ. Pertemuan itu akan berlangsung Selasa (19/10/2010) ini.

Rencana pertemuan itu dibeberkan oleh pengacara Aida, Alamsyah, saat dihubungi detikhot via ponselnya, Senin (18/10/2010). Namun Alamsyah belum bisa memastikan waktu dan tempat pertemuan tersebut.

"Mereka menjanjikan akan mempertemukan Aida dan Zainuddin selasa. Tapi waktu dan tempat persisnya belum ada," ungkap Alamsyah.

Dalam pertemuan tersebut, hal yang pasti Aida tunggu adalah pengakuan langsung dari dai sejuta umat itu bahwa telah berhubungan dengannya. Aida pun berharap sekali supaya pertemuan itu bisa terwujud.

"Dia siap dan menunggu pertemuan itu. Dia siap semuanya," jelas Alamsyah.

Aida Saskia mengaku Zainuddin telah merenggut keperawanannya. Saat itu usia pelantun tembang 'Ayam Jago' itu masih 16 tahun.

[sumber: http://www.detikhot.com/read/2010/10/19/070719/1468421/230/aida-saskia-dijanjikan-bertemu-zainuddin-mz-selasa-ini?h991102207]

Indonesia Dapat Tiga Gelar

Samarinda - Pasangan Meiliana Jauhari/Greysia Polii menjadi sati-satunya wakil Indonesia yang gagal menyumbang gelar setelah berhasil masuk final. Wakil-wakil Merah-Putih total merebut tiga gelar juara di Indonesia Grand Prix Gold.

Dalam pertandingan final yang dilangsungkan di Stadion Palaran, Samarinda, Minggu (17/10/2010), gelar yang didapat pebulutangkis Indonesia hanya datang dari laga di mana tercipta All Indonesian final. Sementara satu-satunya nomor yang menghadapi wakil asing justru berakhir dengan kekalahan.

Dari nomor paling bergengsi tunggal putra, Taufik Hidayat keluar sebagai juara setelah menundukkan rekannya Dionysius Hayom Rumbaka dalam pertarungan tiga set. Taufik yang ditempatkan sebagai unggulan teratas menang 26-28, 21-17 dan 21-14 setelah bertarung 66 menit.

Gelar kedua Indonesia didapat oleh Mohammad Ahsan/Bona Septano dari ganda putra. Mereka menjadi juara setelah Yonatan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan, yang juga asal Indonesia, gagal menuntaskan laga di set kedua dalam kedudukan 21-16 dan 18-17.

Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mengamankan gelar ketiga setelah juga menundukkan rekan senegaranya Markis Kido/Lita Nurlita dengan 21-11 dengan 21-13.

Kekecewaan besar dirasakan pasangan ganda putri Meiliana Jauhari/Greysia Polii yang harus takluk atas pasangan China Luo Ying/Luo Yu. Sempat merebut set awal, Meiliana Jauhari/Greysia Polii takluk setelah bertarung selama satu jam dan enam menit dengan kedudukan 11-21, 21-18 dan 21-11.

Satu gelar lain diraih pebulutangkis putri Thailand, Ratchanok Inthanon. Dalam final tunggal putri, pebulutangkis non-unggulan itu mengandaskan unggulan empat asal China Taipe, Cheng Shao Chieh dengan 21-12, 19-21 dan 21-16.

[Sumber:http://www.detiksport.com/read/2010/10/17/224411/1467292/79/indonesia-dapat-tiga-gelar]