Showing posts with label MK. Show all posts
Showing posts with label MK. Show all posts

Tuesday, January 25, 2011

Keppres Gaji Presiden di Meja SBY Sejak 2008


Ini pengakuan Mahfud MD: Keppres kenaikan gaji presiden sudah ada di meja SBY tahun lalu.

Surat Keputusan Presiden (Keppres) tentang kenaikkan gaji Presiden, dan semua pejabat tinggi negara sudah lama berada di Meja Presiden. Tapi hingga kini belum juga ditandatangani SBY.

"Keppres kenaikan gaji pejabat sudah ada di meja presiden. Sudah lama, dari 2008," kata Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD di gedung MK, Jakarta, Selasa 25 Januari 2011.

Tapi, kata Mahfud, SBY tak mau menandatangani kenaikkan gajinya sendiri. "Sehingga kami yang seharusnya naik, jadi tidak naik," ungkap Mahfud.

Menurutnya, sikap Presiden soal gajinya yang tetap selama tujuh tahun ini tidak dalam konteks 'curhat', alias mencurahkan isi hati. Karena, Mahfud melanjutkan, kalau mau menaikkan gajinya sendiri itu SBY bisa saja.

"Dia (Presiden) merasa kurang etis lah menandatangani gajinya sendiri," kata mantan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Bagaimana Mahfud mengetahui hal ini? Menurut Mahfud, sebelum namanya diajukan menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud mengaku sempat bernegosiasi tentang gajinya kepada Presiden.

Mantan Menteri dan Anggota DPR ini menyatakan sikap Presiden sangat etis karena sebagai Presiden tentunya tak enak meneken keputusan soal gajinya sendiri. "Jadi kenapa kami yang kecil-kecil mengeluh. Sabar lah," ujarnya.

[vivanews.com]

Thursday, December 23, 2010

Ketua MK: Tonton Sepakbola Tidak Boleh Dibiayai Negara

Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai tidak layak pejabat negara menonton sepakbola menggunakan biaya dari negara. Oleh karenanya, dia pun menjamin kalau dirinya akan berangkat menonton Final AFF Malaysia- Indonesia di Bukit Jalil dengan biaya sendiri.

"Kalau nonton bola tidak boleh dibiayai oleh negara," kata Mahfud MD di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis, (23/12/2010).

Namun, karena Mahfud termasuk pecinta sepakbola sejati, maka dia siap merogoh kocek pribadinya untuk melihat kemenangan Indonesia nanti.

"Saya berangkat atas inisiatif sendiri. Tapi karena saya ini pejabat negara maka saya dikordinasikasikan oleh Menpora. Tapi itu semua atas biaya pibadi," tambah Mahfud.

Terkait pertandingan nanti, mantan politisi PKB ini sangat yakin jika tim Indonesia akan menang.

"Saya akan pulang dengan kemenangan. Kalau saya pesimis akan kalah, tentu tidak akan ke sana," tutup Mahfud.