Thursday, November 25, 2010

Penyiksaan TKW: Inilah Pesan Terakhir Kikim Komalasari kepada Putrinya

JAKARTA - "Sekolah yang benar dan jaga adik-adikmu," demikian pesan terakhir Kikim Komalasari (36), TKI asal Cianjur, Jawa Barat, kepada anak tertuanya, Yosi Nurmalasari (18).

Pesan itu disampaikan Kikim lewat sambungan telepon sekitar Juli tahun lalu. Setelah itu, Yosi tak lagi pernah mendengar suara ibunya.

"Setelah di Arab (Saudi) memang masih telepon. Tapi nelponnya ke kakak (saudara ibu). Paling nanti kakak bilang ke aku kalau ada salam dari mama, kabarnya sehat," ungkap Yosi kepada Tribunnews, Minggu (21/11/2010).

Yosi mengatakan, ibunya terakhir kali menelepon saat sedang di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, sekitar Juli tahun lalu. Kala itu Kikim hendak bertolak ke Arab Saudi untuk bekerja. Yosi tidak ikut mengantar ibunya karena sebelum itu Kikim sempat pulang ke rumah.

Menurut Yosi, saat Kikim pulang ke Cianjur, ada beberapa barang yang dititipkan kepadanya. Kikim memberikan sejumlah foto yang katanya sebagai kenang-kenangan untuk anak tertua dari tiga bersaudara itu.

Disinggung tentang pesan terakhir ibunya, terutama soal pendidikan, Yosi yang baru saja lulus SMA itu hanya bisa berharap mampu meneruskan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi. Meski begitu, saat ini dia lebih memilih untuk mengurusi hal-hal yang sekarang. Salah satunya adalah menjaga dua adiknya.

"Pengen sih kuliah. Tapi sekarang ngurus yang ada saja dulu," tegas perempuan muda yang saat ini ditinggal ayahnya karena harus ke Jakarta untuk mengurus proses pemulangan jenazah Kikim ke Indonesia.

Seperti diketahui, Kikim Komalasari (36) ditemukan tewas di sebuah tempat sampah di kawasan Abha, Arab Saudi. Polisi mendapati bekas-bekas penganiayaan di sekujur tubuh Kikim.

Saat ini Badan Investigasi Arab Saudi pun sudah menahan majikan laki-laki dan majikan perempuan Kikim. Mereka diduga melakukan penganiayaan hingga pembunuhan terhadap warga Cianjur kelahiran 9 Mei 1974 dengan memegang paspor AN 010821 yang berlaku sejak 15 Juni 2009 hingga 15 Juni 2012 itu.

sumber: http://www.tribunnews.com/2010/11/21/inilah-pesan-terakhir-kikim-komalasari-kepada-putrinya

No comments:

Post a Comment