
Jakarta - Kedisiplinan merupakan sebuah kekuatan dari metode kepelatihan Alfred Riedl. Salah satu cara yang ia terapkan adalah menghukum pemain yang melanggar aturan dengan sanksi denda.
Demikian diungkapkan winger Oktovianus Maniani saat timnas bertandang ke rumah ketua umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, di kawasan Menteng, Jakarta Selatan, Senin (20/12/201) pagi.
"Riedl sangat disiplin, mulai dari latihan sampai jadwal makan bersama. Kalau pemain terlambat, kita bakal kena denda seratus ribu, dua ratus ribu," ujar pemain kidal yang biasa disapa Okto itu.
"Uangnya bukan untuk siapa-siapa tapi untuk amal, panti asuhan, mesjid, gereja dan lain-lain. Pemain bisa terima karena kita sadar kedisplinan sangat penting dan bagus untuk kita semua."
Saat ditanya apakah dirinya pernah kena denda karena melanggar aturan kedisiplinan Riedl, Okto sambil tertawa menjawab, "Puji Tuhan, saya belum pernah. Yang pernah misalnya Firman (Utina), tapi kita semua terima kok."
Demikian diungkapkan winger Oktovianus Maniani saat timnas bertandang ke rumah ketua umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, di kawasan Menteng, Jakarta Selatan, Senin (20/12/201) pagi.
"Riedl sangat disiplin, mulai dari latihan sampai jadwal makan bersama. Kalau pemain terlambat, kita bakal kena denda seratus ribu, dua ratus ribu," ujar pemain kidal yang biasa disapa Okto itu.
"Uangnya bukan untuk siapa-siapa tapi untuk amal, panti asuhan, mesjid, gereja dan lain-lain. Pemain bisa terima karena kita sadar kedisplinan sangat penting dan bagus untuk kita semua."
Saat ditanya apakah dirinya pernah kena denda karena melanggar aturan kedisiplinan Riedl, Okto sambil tertawa menjawab, "Puji Tuhan, saya belum pernah. Yang pernah misalnya Firman (Utina), tapi kita semua terima kok."


No comments:
Post a Comment