Surabaya - Hati-hati saat membeli sepeda motor baru. Cek terlebih dulu kelengkapan kendaraan maupun administrasinya ke dealer. Jika tidak hati-hati, bisa seperti yang dialami istri dokter tim Persebaya Surabaya.Eka Rismawati (46) istri dari dokter Persebaya Heri Siswanto sudah membeli sepeda motor Honda Beat secara tunai, tapi tak kunjung dikirim rumahnya.
Eka merasa tertipu yang dilakukan Herry Junaedi, sales dealer sepeda motor UD Kencanasari II di Jalan Jemur Andayani. Melalui suaminya, dr Heri Siswanto, kasus tersebut dilaporkan ke Mapolsek Wonocolo dan mendapatkan surat tanda laporan bernomor polisi LP/169/X/2010/Res Sby Sel/Sek Wncl.
"Kami datang ke dealer, ternyata kami tidak bisa mendapatkan motornya. Kami melaporkannya karena ditipu, padahal kami sudah membayar," kata Heri kepada wartawan di mapolsek, Jumat (5/11/2010).
Sebelum kejadian, Eka mendatangi UD Kencanasari II di Jalan Jemur Andayani dan tertarik membeli Honda Beat. Kemudian, Minggu (17/10/2010), Eka membayarnya Honda Beat itu dengan uang tunai sebesar Rp 12,5 juta ke Junaedi, di dealer tersebut.
Meski sudah membayar, selang seminggu kemudian, motor tersebut tak kunjung datang ke rumahnya. Eka dan dr Heri datang lagi ke dealer menemui Junaedi. Lagi-lagi Junaedi berkelit, bahwa motornya akan dikirim seminggu lagi.
Seminggu lagi, motornya masih belum dikirim. Eka maupun dr Heri berusaha menghubungi nomor handphone Junaedi, tapi tidak aktif. Keduanya langsung datang ke dealer untuk menanyakan kapan dikirim. Namun alangkah terkejutnya, ketika keduanya mendapatkan penjelasan dari dealer, bahwa transaksi pembayaran untuk pembelian sepeda motor dari korban tidak tercatat pada administrasi dealer.
"Pihak dealer mengakui kalau Junaedi merupakan salesnya. Anehnya, kami sudah membayar dan mendapatkan kwitansi pembayaran, tapi katanya uang kami belum dimasukkan ke dealer," ujar Kepala Puskesmas Tembok Dukuh ini.
Sementara Kapolsek Wonocolo AKP Budi Santosa mengatakan, kasus serupa tak hanya dialami dr Heri, tapi juga menimpa orang lain dengan nama terlapor yang sama yakni Herry Junaedi.
"Setiap laporan yang masuk, kami pasti akan menindaklanjutinya," jelasnya.
[sumber: http://surabaya.detik.com/read/2010/11/05/063152/1486455/466/beli-motor-baru-istri-dokter-persebaya-tertipu?881104465]


No comments:
Post a Comment